Direktur Teknik & Pengembangan (Dirtekbang) PG Arif Fauzan menunjukkan produk-produk yang dijual di Petromart usai launching. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Dengan demikian, Petromart merupakan one stop shopping yang tidak sekedar menjual produk, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai masalah pertanian
“Petromart siap menerima konsultasi konsumen terkait aplikasi produk, rekomendasi pemupukan, pengendalian hama dan penyakit tanaman, dan sebagainya,” jelas dia.
Kehadiran Petromart di daerah tidak dimaksudkan untuk berkompetisi dengan kios-kios pertanian yang sudah ada, melainkan sebagai pelengkap dan penyuplai produk-produk pengembangan dan produk non-subsidi ke kios-kios yang telah ada (existing).
Petromart dalam menjalankan bisnisnya akan melayani konsumen baik perorangan maupun kios-kios.
Gerai Petromart di Nganjuk merupakan gerai ketiga setelah Petromart Gresik (Agustus 2015) dan Petromart Bojonegoro (November 2016).
Ke depan, PG akan memperluas jangkauan Petromart di berbagai daerah potensial lainnya untuk memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada konsumen. “Kami akan terus mengevaluasi kinerja Petromart dan hasil evaluasinya akan menjadi dasar bagi kami dalam pengembangan Petromart ke depan,” pungkas Arif Fauzan. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




