Rabu, 23 Oktober 2019 07:56

Jalan Nasional Ajibarang - Bumiayu Rusak, Pengendara Mengeluh

Sabtu, 17 Desember 2016 10:56 WIB
Editor: nur syaifudin
Wartawan: dicky edyano
Jalan Nasional Ajibarang - Bumiayu Rusak, Pengendara Mengeluh

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Dampak kerusakan jalan nasional di jalur tengah tepatnya arah Ajibarang - Bumiayu terus dirasakan pengguna jalan dan warga sekitar selama dua bulan terakhir ini.

Kerusakan jalan ini membuat arus lalu lintas tersendat dan macet sehingga mengakibatkan waktu tempuh Ajibarang - Bumiayu mencapai 5 jam sampai 7 jam. Hal ini sudah berlangsung selama sepekan terakhir. Pengguna jalan asal Pekuncen, Imam (40) mengatakan, jalan yang rusak parah terjadi di wilayah Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen. Karena rusak, lalu lintas tak dapat dilintasi dua arah. Akibatnya buka tutup jalan harus dilaksanakan, terlebih lagi kendaraan yang melintas di jalur tersebut kini didominasi kendaraan bermuatan berat.

“Kini jalan nasional ini lebih banyak dilintasi kendaraan berat, karena kendaraan-kendaraan kecil dan sepeda motor lebih banyak menghindari jalan nasional. Kendaraan kecil dan sepeda motor banyak melintas ke jalur alternatif,” kata dia.

Kerusakan jalan juga sering menjadi biang kecelakaan dan mogoknya kendaraan bermuatan berat terjadi. Selama dua bulan terakhir, sejumlah kecelakaan terbalik dan patah as roda di sejumlah ruas jalan nasional yang rusak tersebut. Akibatnya kemacetan harus terjadi dan berdampak pada terhambatnya aktivitas warga sekitar.

“Sudah beberapa kali tronton macet karena patah as roda, hingga mogok karena jalan rusak tersebut. Pemandangan kemacetan telah menjadi pemandangan yang kami lihat setiap hari,” kata Taryono, warga Kranggan, Pekuncen.

Dari Pantauan Bangsaonline.com  dampak jalan nasional yang rusak juga berakibat pada rusaknya jalan alternatif Ajibarang Pekuncen terutama di wilayah Desa Krajan Kecamatan Pekuncen. Banyaknya kendaraan pribadi, mobil bak terbuka, hingga sepeda motor yang memilih melintas di jalur alternatif membuat kerusakan jalan alternatif mulai terjadi.

Akibatnya kenyamanan dan keamanan berlalu lintas di jalan kabupaten tersebut menurun. Warga Krajan, Kecamatan Pekuncen, Umar Ibrohim mengatakan, kerusakan jalan alternatif Ajibarang-Pekuncen mulai terlihat sejak mulai jalan masuk perbatasan Brebes-Banyumas di Desa Winduaji, Paguyangan menuju ke Grumbul Watukarut, Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen. (bym1/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 22 Oktober 2019 23:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hutan Kota Balas Klumprik menyediakan area Bumi Perkemahan. Hutan Kota yang dikenal dengan sebutan Taman Hutan Raya ini terletak di belakang Kantor Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung. Dari sekitar 4,3 hektare luas hutan kot...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...