Sabtu, 28 November 2020 23:01

Ahmad Dhani Diciduk karena Hina Jokowi, Tommy Soeharto Ada pada Bagan Donatur Aksi

Jumat, 02 Desember 2016 23:59 WIB
Ahmad Dhani Diciduk karena Hina Jokowi, Tommy Soeharto Ada pada Bagan Donatur Aksi
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menembus hujan untuk mengikuti salat Jumat pada Aksi Bela Islam III di Monas.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Ahmad Dhani ditangkap polisi saat berada di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat. Ternyata Dhani diciduk bukan terkait dugaan makar seperti yang sebelumnya ramai diberitakan.

Calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi itu ditangkap terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Ya semua sudah tersangka. Jadi AD itu terkait Pasal 207 KUHP (penghinaan penguasa)," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto, di Mabes Polri, Jumat (2/12).

Menurutnya, selain Ahmad Dhani, tujuh orang lain yang diamankan subuh tadi, termasuk Rachmawati Soekarnoputri dan Ratna Sarumpaet dikenakan Pasal Makar dan Pemufakatan Jahat.

"Yang 7 itu terkait Pasal 107 KUHP jo Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP (pemufakatan jahat). Sementara yang dua terkait pasal 28 UU ITE," katanya.

Dari 10 tersangka tersebut, kata Rikwanto, ada 1 orang yang belum diperiksa karena masih menunggu kuasa hukum.

"Hasil pemeriksaan baru akan disampaikan besok pagi. Kemudian akan sampaikan hasil pemeriksaan setelah 1x24 jam. Kalau hitung mundur mungkin tengah malam bisa selesai tapi infonya akan dirilis besok jam 09.00 WIB," katanya.

Diketahui, awal November 2016 calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pentolan grup band Dewa 19 ini dituding melakukan penghinaan terhadap presiden sebagai simbol negara saat berorasi dalam aksi demo 4 November. Ahmad Dhani dilaporkan karena menghina presiden dengan membawa nama-nama binatang.

Sementara sejak pagi kemarin, media sosial diramaikan dengan berbagai pemberitaan dan postingan tentang aksi Bela Islam jilid III ini. Bahkan sejak pagi, tagar #SuperDamai212 sejak pagi nangkring menjadi trending topic Twitter paling atas.

Di antara postingan di media sosial, ternyata muncul foto bagan donatur aksi Bela Islam. Ada banyak nama yang muncul di bagan itu, Mulai dari Tommy Soeharto, Rachmawati Soekarnoputri, Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, hingga novelis Habiburrahman El Shirazy.

Merasa tak pernah ikut campur dalam aksi Bela Islam, Kang Abik, panggilan akrab Habiburrahman merasa difitnah dengan munculnya fotonya dalam bagan itu.

"Ada yg ngawur, pasang foto sy. Padahal yg sama Ratna Sarumpaet itu Habiburrokhman pengacara. Bukan saya. Ini bisa memfitnah saya," tulisnya pada status Twitter Jumat (2/12) pukul 09.54 WIB.

Kang Abik menyebut salah sasaran jika nama Habiburrahman pada bagan itu ditujukan pada dirinya. Ia menyebut jika yang dimaksud Habiburrahman daman bagan itu bisa jadi adalah pengacara Habiburrokhman.

Di bawah nama Habiburrahman, terdapat tulisan ACTA. ACTA yang dimaksud bisa merujuk ke Tim Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA). ACTA merupakan kelompok yang berisi tokoh-tokoh berlatar belakang hukum. Salah satu tokohnya adalah Kepala Bidang Hukum DPP Partai Gerindra Habiburokhman yang juga seorang pengacara.

Postingan novelis Ayat-Ayat Cinta itu pun mendapatkan banyak komentar netizen.

"@h_elshirazy laporkan sj ust, pake UU ITE, krn sdh brlaku u/org2 tertentu cc @bachtiarnasir @DPP_FPI @AHMADDHANIPRAST," kata @izzaq24.

"@h_elshirazy entah pengetahuannya yang kurang, atau sengaja fitnah...sabar kang abik, semoga dapat pencerahan," komentar @juandairawan_

Hingga saat ini, tak ada bukti yang membuktikan kebenaran tentang bagan tersebut. (mer/yah/det/lan)

Cuitan Habiburrahman di twitter terkait tanggapan soal foto dirinya yang masuk dalam bagan.

Sumber: merdeka.com/detik.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: New Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...