Rabu, 30 September 2020 00:37

Kejati dan Kejari Gresik Dinilai Berlebihan, Pengacara Husnul Khuluq Ajukan Keberatan

Kamis, 17 November 2016 00:57 WIB
Kejati dan Kejari Gresik Dinilai Berlebihan, Pengacara Husnul Khuluq Ajukan Keberatan
Hadi Mulyo Utomo, SH, MH penasehat hukum mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Husnul Khuluq, saat menunjukan surat laporannya ke Komisi Kejaksaan RI.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sikap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik yang mengambil keputusan untuk melakukan penahanan terhadap mantan Sekda Kabupaten Gresik, Husnul Khuluk, dinilai sebagai tindakan berlebihan dan mengabaikan norma hukum pada pasal 21 ayat 1 tentang KUHAP. Karena itu, Hadi Mulyo Utomo, penasehat hukum Husnul Khuluq mengajukan keberatan.

Menurut Hadi, dengan penahananan tersebut, pada prinsipnya kejaksaan menyatakan bahwa seakan-akan Husnul Khuluq tidak kooperatif dalam menjalani proses hukumnya. Padahal, penahanan Husnul Khuluq jelas sama sekali tidak memenuhi 3 alasan subyektif penahanan tersebut. Atas dasar itu, pihaknya akan melaporkan tindakan jaksa itu ke Komisi Kejaksaan RI (Komjak).

“Klien kami selama ini telah sangat kooperatif dalam memenuhi panggilan pemeriksaan penyidikan sebelumnya. Selain itu Husnul Khuluq juga sudah tidak lagi menduduki jabatan sebagai sekda Pemkab Gresik, sehingga sudah tidak mempunyai wewenang yang berpotensi menghilangkan alat bukti atau mengulangi tindak pidananya,” tegas Hadi, Rabu (16/11).

Soal Materi Kasus, Hadi juga membeberkan secara detail, ia memastikan bahwa tidak ada kerugian negara yang ditimbulkan sesuai tudingan polisi dan jaksa yang dilakukan Husnul Khuluq.

“Husnul Khuluq sendiri, tidak menikmati uang negara yang ditudingkan polisi dan jaksa tersebut,” ujar advokat alumni Universitas Airlangga (Unair) itu.

Hadi membeberkan, Husnul Khuluq, telah menyerahkan cek senilai Rp 1,3 miliar kepada PT Smelting, melalui Dukut Imam Widodo (tersangka lain dalam kasus ini, red). Dan penyerahan itu disertai dengan tanda terima dan adanya bukti pencairan cek. Selanjutnya, pengakuan Dukut, uang itu diserahkan kepada Syaiful Bahri selaku General Manajer PT Smelting.

“Cek itu diserahkan saat Dukut Imam Widodo menjabat sebagai perwakilan General Manager PT Smelting. Uang tersebut diserahkan karena memang hak dari PT Smelting sebagai biaya konservasi atas perjanjian sewa perairan laut antar pihak PT Smelting dengan Pemkab Gresik. Dal hal ini sudah sesuai SK Bupati Robach Ma’sum bernomor 1441 tahun 2006 serta Perda nomor 9 tahun 2002 Pemkab Gresik tentang tarif jasa kepelabuhanan,” terang pengacara anggota Peradi Surabaya tersebut.

Masih menurut Hadi, dugaan kasus ini merupakan dampak dari rancunya kepastian atas klausul kontrak penetapan harga sewa. Ada dua klausul kontrak yang berbunyi, tarif sewa sebesar Rp500 per meter dan Rp300 per meter yang harus diserahkan ke Kasda Gresik.

“Bahkan melalui Surat Keputusan (SK) nya, Robach Ma’sum, Bupati yang menjabat saat itu juga menegaskan bahwa bunyi kontrak Rp300 per meter pun memiliki dasar hukum. Namun sayangnya, pemerintah saat itu, juga tidak menegaskan soal kepastian status soal bunyi kontrak Rp500 per meter,” tambah Hadi.

Kerancuan dua ketentuan soal harga sewa ini pun sempat dijadikan bahan polemik dalam proses penyidikan kasus ini ketika masih berjalan di Polda Jatim. Sehingga akhirnya penyidik menggunakan bunyi kontrak yang Rp500 per meter untuk menjerat Husnul Khuluq sebagai tersangka.

“Langkah konkret soal pembuktian materi perkara, bakal kita buktikan di pengadilan saja. Saya yakin klien saya tidak bersalah,” beber alumni PMII itu.

Untuk diketahui, Husnul Khuluq bersama dua mantan pejabat PT Smelting, Syaiful Bachri dan Dukut Imam Widodo ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Jatim atas dugaan kasus korupsi retribusi sewa perairan laut Kabupaten Gresik. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...