Rabu, 27 Mei 2020 12:37

Tingkat Partisipasi Aparatur Negara dalam Membayar Pajak Masih Rendah

Sabtu, 29 Oktober 2016 22:20 WIB
Tingkat Partisipasi Aparatur Negara dalam Membayar Pajak Masih Rendah
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Blitar, Teguh Pribadi Prasetya.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Blitar, tingkat kepatuhan aparatur negara di Blitar dalam membayar pajak sampai saat ini terbilang sangat rendah. Pasalnya dari total aparatur negara di Blitar sebanyak 32.889, hanya 73 orang saja yang telah melaporkan kekayaannya dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Sedangkan 82 persen sisanya belum melakukan pembayaran sama sekali.

Menurut Kepala KPP Pratama Blitar, Teguh Pribadi Prasetyo, selain aparatur negara, di luar lingkup Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Blitar ada 17.000 pegawai negeri sipil (PNS) di bawah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota terdiri atas sekitar 5.000 pegawai di bawah satuan kerja Pemerintah Kota dan sekitar 12.000 pegawai Pemerintah Kabupaten Blitar. Sedangkan selain 17.000 itu merupakan aparatur negara di bawah instansi Polri, TNI, dan instansi lainnya seperti imigrasi, kejaksaan, dan pengadilan.

"Untuk lingkup Pemkab dan Pemkot Blitar ada sekitar 17 ribu, sedangkan sisanya dari instansi lain," ungkap Teguh kepada wartawan, Sabtu (29/10).

Selain partisipasi dalam SPT, di jajaran pegawai Pemkab dan Pemkot Blitar tingkat partisipasi mereka dalam mengikuti tax amnesti juga sangat rendah. Data KPP Blitar menyebutkan dari total 32.000 aparatur negara tersebut hanya 44 orang uang mengikuti tax amnesti.

Walaupun nilai tebusan tax amnesti dari aparatur negara di Blitar hampir mencapai Rp. 2 miliar, namun angka itu hanya 5,3 persen dari total perolehan tax amnesti sampai akhir periode dua. "Data kami dari 32 ribu itu hanya 44 orang yang ikut program tax amnesti," imbuhnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil Teguh itu, rendahnya tingkat partisipasi aparatur negara itu disebabkan beberapa hal. Salah satunya adalah masih minimnya pengetahuan tentang pajak dan tata cara pelaporan kekayaan. Untuk itu KPP Pratama Blitar terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi aparatur negara untuk taat pajak.

"Salah satu upaya yang kita gencarkan adalah membentuk tim kecil untuk melakukan jemput bola sampai pada tingkat kecamatan, sehingga mereka bisa lebih mempermudah," paparnya.

Untuk diketahui sebelumnya KPP Pratama Blitar juga mengundang Wali Kota dan Bupati Blitar, Komandan Kodim 0808 serta Kapolres Blitar pada akhir periode pertama tax amnesti lalu untuk bersinergi meningkatkan partisipasi aparatur negara dalam membayar pajak. Bahkan saat itu para pimpinan daerah tersebut juga sudah menyatakan akan mendukung dengan memerintahkan satuan kerja mereka untuk merapat ke KPP Pratama Blitar dan menjadi warga negara yang taat pajak.

"Bahkan mereka berkomitmen agar anak buahnya taat pajak bupati dan wali kota juga mengikuti program tax amnesti," tegasnya. (tri/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...