Rabu, 27 Mei 2020 14:00

Pansel Direktur Perusda Banongan Mengaku Mendapat Intervensi

Sabtu, 29 Oktober 2016 21:21 WIB
Pansel Direktur Perusda Banongan Mengaku Mendapat Intervensi
Anggota DPRD Situbondo saat monitoring ke tim seleksi calon Direktur Perusda Perkebunan Banongan.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Panitia seleksi rekrutmen calon Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Perkebunan Banongan, Situbondo mengaku diintervensi sejumlah pihak untuk meloloskan calon tertentu. Pengakuan ini disampaikan oleh ketua panitia tim seleksi Moh Rosyidi saat usai menerima kunjungan anggota Komisi II DPRD Ditubondo, Jum'at (28/10) malam.

"Ya betul. Ada sejumlah pihak yang mengintervensi kami, untuk meloloskan calon calon tertentu," katanya

Ia menuturkan bahwa intervensi itu datang dari luar, tidak dari pemerintah daerah. Salah satu bentuk intervensi mereka yang dilakukan terhadap panitia seleksi adalah intervensi di dalam teknis tim penguji calon direktur.

"Mereka maksa akan memasukkan dua orang penguji, tapi kami tetap menolak, dan kami tidak bisa menyebutkan namanya," tutur Moh Rosyidi.

Moh Rosyidi melanjutkan walaupun ada sejumlah pihak yang mengintervensi, ia menjamin tidak akan terpengaruh sedikitpun. Pihaknya mengaku akan bekerja secara profesional dan transparan sesuai Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Situbondo Nomor 8 Tahun 2014, Pasal 16.

"Pengangkatan direktur sepenuhnya dilakukan oleh Badan Pengawas melalui seleksi yang diumumkan secara terbuka," terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Situbondo, mengaku telah melakukan monitoring ke Panitia Seleksi (Pansel) Rekrutmen Direktur Perusda Perkebunan Banongan. Dewan mengingatkan agar pansel bekerja secara profesional dan diharapkan pihak manapun tidak mengintervensi pelaksanaan rekrutmen supaya berjalan transparan.

"Kami mendapatkan informasi ada indikasi intervensi, makanya kami menemui panitia seleksi. Dalam hal ini, DPRD akan maksimalkan pengawalan agar panitia seleksi Perusda Banongan bekerja profesional," kata Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda.

Politisi Partai Demokrat ini berharap pelaksanaan rekrutmen direktur Perusda Banongan itu dalam tahapan seleksi dan uji kompetensinya berjalan secara transparan atau terbuka dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Sehingga, panitia seleksi serta tim penguji kelayakan calon direktur benar-benar memilih calon direktur yang kompeten serta dapat mengelola Perusda dengan baik.

"Perusda Banongan saat ini sudah bangkrut, maka dari itu kami harap Direktur yang terpilih nantinya dapat mengelola dengan baik. Sehingga memberikan kontribusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," harap Janur.

Pantauan BANGSAONLINE.com, Hingga Jumat malam (28/10) atau terakhir pendaftaran calon direktur tercatat sebanyak 11 orang yang mendaftar dan pada Sabtu (29/10) panitia seleksi akan mengumumkan yang lolos seleksi adminstrasi.

Berikut Nama Pendaftar Calon Direktur Perusda Perkebunan Banongan Kabupaten Situbondo:

1. Maryono, warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo.

2. Irfan Hidayahtullah, warga Desa Awar Awar, Kecamatan Asembagus, Situbondo.

3. H. Herman Sumahna, warga Kecamatan Panarukan, Situbondo.

4. Anwar Rasyid, warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

5. Subiantoro, warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

6. H. Bajuri Hadi Wijoyo, warga Desa/ Kecamatan Arjasa, Situbondo.

7. H. Lailul Ilham, warga Desa/ Kecamatan Banyuputih Situbondo.

8. Yudhistira Hari Sandi, warga Desa Olean, Kecamatan Kota Situbondo.

9. H. Fahmi Abrori, warga Desa/ Kecamatan Jangkar, Situbondo.

10. Yasin, warga Desa Wringin, Kecamatan Asembagus, Situbondo.

11. Joko Susilo, warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo. (stb1/had/rev)

Berita Terkait
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...