Minimalisir Risiko Banjir, 1000 Relawan dan Warga di Tuban Bersihkan Sungai

Minimalisir Risiko Banjir, 1000 Relawan dan Warga di Tuban Bersihkan Sungai Para relawan dan warga saat bersih-bersih sungai. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

“Bencana yang sering melanda di antaranya, banjir, puting beliung, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan kekeringan. Bencana itu harus kita waspadai,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD , Joko Ludino menyatakan, kegiatan bersih-bersih ini dilakukan dengan cara menyisir sungai. Ada yang melakukan pembersihan ke tengah sungai dengan menggunakan perahu karet. Selain itu, juga ada yang melakukan pembersihan sampah dan rumput di tepi sungai.

“Kegiatan ini diarapkan dapat mengurangi resiko bencana, terutama di kawasan yang menjadi langganan bencana banjir,” tuturnya.

Lanjut Joko mengimbau, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sebab, tindakan itu bisa menjadi pemicu terjadinya banjir. Membuag sampah di sungai bisa meghambat aliran air dan mudah tersumbat. Selanjutnya, jika terjadi banjir maka akan berdampak pada lahan pertanian dan bisa masuk ke pemukiman.

“Sering kita ketahui bahwa jika terjadi banjir biasanya lahan pertania dulu yang kena. Kemudian masuk ke pemukiman warga. Sehingga, bila kita membuang sampah di sungai maka itu menjadi peicu terjadinya banjir,”sambung Joko sapaan akrabnya. (wan/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Perahu Penyeberangan Tenggelam di Bengawan Solo, Belasan Warga Dilaporkan Hilang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO