Selasa, 07 April 2020 04:31

Motif Batik Semanggi, Ikon Surabaya berasal dari Kelurahan Sememi

Kamis, 13 Oktober 2016 11:20 WIB
Editor: choirul
Wartawan: mega melati
Motif Batik Semanggi, Ikon Surabaya berasal dari Kelurahan Sememi
Motif batik semanggi, khas Surabaya. foto: mega melati/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Semanggi menjadi ikon Surabaya. Namun, keberadaan tanaman rambat ini kini nyaris punah. Hanya satu kelurahan, bahkan satu kecamatan yang mempertahankan tanaman ini, yaitu Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo Surabaya. Bahkan, para penjual kuliner khas Suroboyo semanggi ini, juga berasal dari kelurahan ini semua. Dan kelompok batik asal Sememi, melihat peluang ini, mereka pun mengukuhkan Batik Semanggi sebagai bagian khas corak Surabaya.

Tepatnya di RT 01 RW 01 Kelurahan Sememi, sentra batik ini konsisten memroduksi batik semanggi. Demikian ditegaskan Sudarmi (46), anggota kelompok Batik Semanggi Dua di bagian pemasaran, Minggu (09/10/2016), di Taman Bungkul Surabaya.

“Dulunya di RW 09 sudah ada Batik Semanggi 1, trus vakum. Lalu kita yang meneruskan. Kita pengen RW 01 jadi ikon Batik Semanggi,” jelasnya.

Merk produk Batik Semanggi RW 01 adalah Batik Semanggi Dua karena kelompok usaha Batik Semanggi Dua ini berbeda dengan kelompok usaha Batik Semanggi satu di RW 09.

batik khas Suroboyo. Warna hijaunya bukan warna bonek.

Batik Semanggi 1 vakum sekitar 3 tahunan, lalu UKM dari RW 01 kelurahan Sememi meneruskan usaha Batik Semanggi pada tahun 2015 sejak mengikuti pelatihan dari Bapemas.

Anggotanya sampai saat ini sekitar 25 orang. “Kalau pesanan rame, semua anggota diikutkan dalam proses pembuatan, tetapi kalau pesanan sedikit ya hanya 5 orang, tidak banyak-banyak,” aku Sudarmi.

Motif Batik Semanggi Dua adalah motif daun Semanggi yang digunakan sebagai pakem. Warna yang digunakan bisa mermacam-macam sesuai dengan pesanan. “Ciri khas Kecamatan Benowo adalah Semanggi, jadi kita bikin batik semanggi. Pakem yang kita gunakan adalah daun semanggi,” jelas Sudarmi.

Baru setahun merintis usaha Batik Semanggi Dua, UKM ini sudah banyak mendapat pemesanan. Mulai pesanan dari kader Posyandu dan kader lansia kelurahan dan kecamatan, TBM, dan Bapemas. Menurut Sudarmi, tidak ada minimal pemesanan. “Kalau ada yang pesan 1, 2, 3 ya tidak apa-apa. Kita terima,” akunya.

Pemasaran Batik Semanggi Dua selain dari mulut ke mulut juga melalui media online. Harga Batik Semanggi Dua untuk batik cap adalah Rp 150 ribu, sedangkan untuk batik tulisnya seharga Rp 250 ribu. Omzet Batik Semanggi Dua tiap bulan meningkat. Sampai saat ini omzet perbulan sekitar Rp. 5 juta lebih. (megamelati/UTM)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...