Rabu, 26 April 2017 07:19

Infrastruktur Tak Mendukung, Pengusaha Batal Investasi di Gresik

Senin, 10 Oktober 2016 15:50 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Infrastruktur Tak Mendukung, Pengusaha Batal Investasi di Gresik
Kondisi industri di Kabupaten Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sejumlah pengusaha batal investasi di Kabupaten Gresik. Penyebabnya, lantaran sejumlah infrastruktur berupa air dan gas di Kabupaten Gresik masih belum memadai.

Hal ini membuat mereka kemudian beralih mendirikan perusahaan di kabupaten lain di Jawa Timur yang infrastrukturnya sudah siap. Kabupaten yang menjadi jujukan di antaranya, Kabupaten Pasuruan.

"Bos batal dirikan industri di Gresik karena tidak ada ketersediaan air dan gas," kata seorang pengusaha saat menanyakan perizinan di BPPM (Badan Perizinan dan Penanaman Modal) Pemkab Gresik, Senin (10/10).

Menurut dia, seorang pengusaha yang akan mendirikan industri berat sedianya akan mendirikan usaha di sekitar kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate), di Kecamatan Manyar.

Sebelumnya, para pengusaha yang sudah lama beraktivitas di Gresik juga kelimpungan pasca kenaikan UMK (Upah Minimum Kabupaten) Gresik pada tahun 2015 sebesar Rp 2.707.500. Hal ini membuat beberapa perusahaan migrasi atau pindah dari Kabupaten Gresik ke kabupaten/kota lain di Jawa Timur yang penerapan UMK-nya lebih rendah. Di antaranya, di Kabupaten Lamongan yang UMK-nya baru mencapai Rp 1.410.000.

"Memang kami akui, tingginya UMK di Gresik membuat banyak pengusaha di Gresik yang uzlah (pindah) ke Kabupaten Lamongan," kata Ketua Kadin (Kamar Dagang Indonesia) Kabupaten Gresik, Lailatul Qodri kepada sejumlah wartawan, Senin, 6 Juni 2015, silam.

Menurutnya, rata-rata perusahaan yang hengkang dari Gresik dan pindah ke Kabupaten tetangga seperti Kabupaten Lamongan adalah, perusahaan yang bergerak di bidang padat karya. Perusahaan-perusahaan yang hengkang dari Gresik berdasarkan data yang masuk di Kadin Gresik di antaranya, PT New Era, PT Olympic, PT Leker dan lainnya.

"Jumlah perusahaan yang akan hengkang itu diperkirakan akan terus bertambah, jika mereka benar-benar sudah tidak mampu lagi menggaji karyawan/buruh jika tetap berada di Gresik, " tuturnya.

Qodri menjelaskan, rata-rata perusahaan padat karya yang hengkang dari Gresik dan memilih di Lamongan, karena jarak Gresik dan Lamongan tidak terlalu jauh. Sebab, ketika mereka berada di Lamongan, mereka masih bisa lakukan pengiriman atau mendatangkan bahan baku lewat Gresik yang memiliki infrastruktur memadahi. Sebab, Gresik ada jalan tol yang bisa menghubungkan ke beberapa daerah di Jawa Timur dan Gresik memiliki pelabuhan yang sangat besar.

"Ya tetap, perusahaan-perusahaan tersebut mendatangkan dan mengirim barang lewat Gresik," jelasnya.

Sementara Anggota Komisi B DPRD Gresik yang membidangi investasi mengakui mendengar adanya puluhan investor yang gagal investasi di Kabupaten Gresik karena infrastruktur berupa air dan gas belum ada. "Ya, saya dengar info itu. Tapi, kevalidannya belum kami ketahui," kata anggota Komisi B, Faqih Usman.

Untuk itu, tambah Usman, pihaknya akan kroscek ke BPPM untuk mempertanyakan kebenaran informasi itu. "Akan kami tanyakan," tegasnya.

Faqih menyatakan, bahwa investasi di Gresik selama ini berimbas positif terhadap laju pertumbuhan perekonomian di Gresik, PDRB (pendapatan daerah regional bruto), lowongan pekerjaan dan PAD (Pendapatan Asli Daerah).

"Karena itu, hengkangnya investor tersebut jelas akan berimbas terhadap peluang PAD. Makanya, Komisi B akan serius menyikapi masalah ini," pungkas sekretaris DPD PAN Gresik ini. (hud/rev)

Senin, 24 April 2017 23:49 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .   Wadharaba allaahu matsalan qaryatan kaanat aaminatan muthma-innatan ya/tiihaa rizquhaa raghadan min kulli makaanin fakafarat bi-an’umi allaahi fa-adzaaqahaa allaahu libaasa aljuu’i waalkhawfi b...
Minggu, 23 April 2017 21:52 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 25 April 2017 10:35 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Mengenakan baju tidur, dan duduk di pinggir ranjang, Stephanie Davis, seakan memberi pesan khusus kepada mantannya, Jeremy McConnell. Bahwa, kehadiran sang mantan, ditunggu di tempat tidur.Ibu dari Caben Albi ini me...