Selasa, 15 Juni 2021 04:54

Angkut Arak Bali, Sopir Bus Pahala Kencana Diamankan Polsek Tanjungwangi

Selasa, 20 September 2016 20:05 WIB
Angkut Arak Bali, Sopir Bus Pahala Kencana Diamankan Polsek Tanjungwangi
Bagasi bus yang angkut arak bali, dan bukti arak bali dalam kemasan botol yang diamankan aparat kepolisian.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Sopir Bus Pahala Kencana jurusan Denpasar – Jakarta dijerat tindak pidana ringan (tipiring) oleh aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi (KPT). Pengemudi asal Dusun Sukosari, Desa Ranca Salak, Kecamatan Kedungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berinisial CW (43) itu mengangkut 10 dus arak Bali.

Minuman setan ini ditemukan aparat di bagasi bus saat menggelar Tiada Hari Tanpa Razia (THTR) di pintu keluar Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin malam (19/9). Sepuluh kardus miras tersebut terdiri dari 120 botol bekas air mineral ukuran 600 mililiter siap edar.

Kapolsek KPT AKP Sudarmaji memaparkan, pengungkapan modus penyelundupan miras dari Pulau Dewata ke Jawa yang dilakukan oknum sopir bus malam kelas eksekutif terbilang baru.

Biasanya minuman berkadar alkohol tinggi lebih banyak ditemukan dari bus kelas ekonomi. THTR pun dialihkan pada bus malam VIP dan pariwisata.

BACA JUGA : 

Bercinta Satu Malam dengan Gadis di Bawah Umur, Pemuda di Banyuwangi ini Ditangkap Polisi

Cemburu Buta, ​Suami di Banyuwangi Bacok Istri Siri dengan Parang

Usai Buron Empat Bulan, Ayah yang Tega Setubuhi Putrinya Hingga Hamil Akhirnya Ditangkap

Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet

“Beberapa pekan ini kok THTR yang kita gelar gagal mendapatkan target miras produksi rumahan asal Bali timur. Keyakinan saya pasti ada perubahan pola pengiriman. Ternyata analisa kita terjawab setelah memeriksa bus malam kelas eksekutif,” tukasnya.

Pengungkapan ini juga membuka modus gelap yang dilakukan sang sopir dengan pemilik barang. Sepuluh kardus arak dimuat dalam bagasi tanpa sepengetahuan kondektur dan pengurus bus. Atas keberaniannya, CW mendapat upah Rp 300 ribu dari sang pemilik barang.

“Kondektur dan pengurus tidak tahu kalau sopirnya berbuat ulah. Padahal dalam aturan otoritas bus memuat barang terlarang tidak diperkenankan. Apalagi ongkos muatan tidak masuk ke tangan kondektur maupun perusahaan bus,” ungkap AKP Sudarmaji, Selasa (20/9).

Arak Bali yang diungkap aparat bukan dipesan orang Jakarta. Sesuai order lisan yang diterima sopir dengan sang pengirim, arak Bali akan diturunkan di wilayah Situbondo, Jawa Timur sesuai alamat pemesan.

“Karena pola penyelundupan miras berubah, THTR yang kita lakukan juga berubah. Waktu razia kita lakukan dadakan sehingga sulit diketahui awak bus nakal maupun para pengirim barang dengan tujuan Jawa ke Bali maupun sebaliknya,” pungkasnya. (bwi1/dur)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...