DIALOG: Mensos Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan warga RTSM saat penyerahan bantuan PKH Nontunai, di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Minggu (17/7). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
"Program ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban rumah tangga sangat miskin dan jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan," bebernya.
Kata Mensos, bantuan nontunai tersebut pihaknya bekerja sama dengan Bank BTN dan juga dengan PT POS Indonesia. "Para penerima ini mendapatkan buku tabungan dan dana yang dibantu tersebut ditransfer kepada rekening masing-masing warga," tuturnya.
Mensos menyebut, tabungan tersebut tidak hanya untuk mengambil dana bantuan saja tetapi juga bisa digunakan untuk menabung jika penerima bantuan ini mendapatkan rejeki.
Sedangkan Elektronik Warung (e-Warung) Koperasi Usaha Bersama Elektronik (KUBE) yang diluncurkan di Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman Sidoarjo, Minggu (17/7), untuk mempermudah pencairan bantuan PKH. Menurut Mensos, pelayanan e-Warung KUBE ini menjadi bagian program beras rastra (kesejahteraan rakyat).
Setelah diluncurkan di Malang dan Sidoarjo, kata Mensos, e-Warung KUBE ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia. Tahun ini targetnya diluncurkan sebanyak 300 e-Warung KUBE dan tahun 2017 nanti, 3500 e-Warung KUBE.
Mensos mengungkapkan program e-Warung itu tidak hanya untuk komoditi beras saja. Tapi, bisa juga digunakan untuk pembelian ataupun ditukarkan secara langsung dengan minyak, gula dan tepung. Dia pun berharap pelayanan program e-Warung ini mampu memberikan harga kebutuhan pokok lebih murah dari pasar. (sta/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




