Senin, 26 Agustus 2019 12:51

Hendak Mandi, Dua Gadis malah Tewas Tenggelam di Sungai Kowel

Kamis, 14 Juli 2016 01:03 WIB
Hendak Mandi, Dua Gadis malah Tewas Tenggelam di Sungai Kowel
Mayat kedua gadis usai dievakuasi dari sungai langsung disucikan untuk dimakamkan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Warga Kowel, Pamekasan geger karena mereka menemukan dua mayat gadis belia di sungai Kowel. Lokasi penemuan tepatnya di dusun Plesteran, desa Kowel kecamatan Kota Pamekasan Madura Jawa timur. Keduanya ditemukan warga sudah tidak bernyawa, Rabu (13/7). Diduga kedua gadis belia ini tidak bisa berenang hingga tenggelam di sungai yang kedalamannya mencapai 2 meter.

Korban diketahui bernama Nur Aini (12) warga Tambak, desa Blumbungan, kecamatan Larangan dan Diliyana Puspita Sari (18) pelajar SMA 3, warga dusun Kolbungkol, desa Kowel kecamatan Kota Pamekasan. Keduanya bermain di sungai ditemani sepupu korban yakni Afgan (8) dan Dwi Fitriah (8). Karena tidak bisa berenang keduanya tenggelam di sungai yang kedalamannya mencapai 2 meter.

Menurut kepala desa Blumbungan dan lurah Kowel mewakili orang tua korban mengatakan, mereka berempat berniat mandi di sungai. Namun, keduanya tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam di sungai yang agak dalam.

“Dengan kejadian ini kami pasrah, ini sudah kehendak Allah SWT. Kami mengikhlaskan, dan tidak perlu diadakan autopsi jenazah anak-anak kami," ujar kepala desa Blumbungan.

Sedangkan Kasubag Humas Polres Pamekasan Osa Maliki membenarkan kejadian ini. Kedua korban di duga tenggelam karena tidak bisa berenang.

Osa Maliki menambahkan, dia mendengar laporan dari masyarakat setempat tentang ditemukan kedua mayat tersebut.

“Kita langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), korban langsung di evakuasi ke rumahnya korban, karena orang tua korban ikhlaskan kepergian mereka kehendak Allah SWT. Sehingga tidak dilakukan autopsi jenazah di Rumah sakit,”tutur Osa Maliki.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kejadian tewasnya kedua gadis belia yang sempat menggegerkan warga yang sedang merayakan hari raya ketupat tersebut. (err/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...