Sabtu, 14 Desember 2019 03:34

Timpang, PNS Jombang Senang dapat Tunjangan, Guru TPQ dan Honorer Melas Jelang Lebaran

Senin, 27 Juni 2016 22:02 WIB
Timpang, PNS Jombang Senang dapat Tunjangan, Guru TPQ dan Honorer <i>Melas</i> Jelang Lebaran

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Jombang bergembira karena akan menerima gaji ke-13 dan 14, Selasa (28/6). Sayangnya, nasib berbeda dialami ribuan guru TPQ, lantaran tidak bisa menerima dana insentif. Hal serupa juga dialami honorer di kota santri yang harus bersabar karena tidak dapat jatah tunjangan lebaran.

Kabag Kesra Pemkab Jombang, Mokhammad Bisri mengatakan, dikeluarkannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Permendagri Nomor 52 Tahun 2015 yang mengharuskan penerima bansos (hibah) harus berbadan hukum, membuat beberapa program bantuan sosial menjadi terhambat. Salah satunya yakni bantuan intensif bagi guru TPQ ini.

"Benar, memang untuk insentif guru TPQ sampai saat ini belum bisa dicairkan. Kita terkendala dengan dua aturan itu. Sehingga tidak bisa dicairkan. Saat ini kami masih menunggu LO dari Kejaksaan Negeri (Kejari). Karena nanti insentif guru TPQ akan dialihkan lagi ke dana hibah, bukan kebijakan langsung," ujarnya, Senin (27/6).

Menurut Bisri, sebenarnya anggaran batuan untuk intensif guru TPQ itu sudah disiapkan sejak pembahasan rancangan APBD Kabupaten Jombang tahun 2016 akhir tahun kemarin. Namun, karena adanya perubahan regulasi itu membuat pemkab tidak bisa mencairkan bonus bagi guru ngaji itu.

"Jumlahnya itu ada 1.610 lembaga. Masing-masing lembaga mendapatkan Rp 3 juta dan dibagi kepada 3 orang guru TPQ. Kalau di total jumlahnya sekitar Rp 4,8 miliar untuk tahun 2016," paparnya.

Selain guru TPQ yang tidak akan menikmati insentif, sebanyak 875 tenaga guru honorer K-2 Kabupaten Jombang dipastikan juga "gigit jari" lebaran kali ini. Hal ini karena tidak adanya anggaran tunjangan bagi para guru honorer tersebut.

Koordinator Guru Honorer K-2 Kabupaten Jombang, Ipung Kurniawan (39) mengatakan, Kondisi lebaran tahun ini dipastikan tidak ada perubahan dari tahun-tahun sebelumya yakni tanpa adanya THR dari dinas pendidikan.

"Setiap tahun tidak ada THR dari dinas pendidikan untuk para guru honorer, namun bagi kepala sekolah di beberapa sekolah biasanya ada bingkisan lebaran," katanya, Senin (27/6).

Menurutnya, kondisi yang dialami guru honorer berbanding terbalik dengan para guru PNS yang ada di Kabupaten Jombang. Hal ini dikarenakan mereka (PNS, red) menerima berbagai fasilitas tunjangan.

"Yang mereka terima itu banyak mas, tunjangannya, mulai dari cairnya gaji ke 13 dan 14, dapat THR serta sertifikasi, bagi kita yang masih honorer walau sudah mengabdi puluhan tahun tetap saja merana," keluhnya.

Meski demikian, menurut ipung dirinya tak mempersoalkan perbedaan pendapatan yang diterimanya dengan para Guru PNS, namun dirinya berharap ada kejelasan status terhadap para guru honorer di kota santri.

"Minimal ada kejelasan status, kasihan kami yang sudah mengabdi puluhan tahun namun belum ada kejelasan status kami apakah akan ada pengangkatan atau tidak," pungkasnya. (jbg1/dio/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 12 Desember 2019 12:27 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Di penghujung tahun 2019, Jawa Timur Park (JTP) 3 Kota Batu kembali menghadirkan theme park terbaru yang tidak kalah menarik dengan theme park lainnya, yakni Milenial Glow Garden (MGG). Obyek wisata Spektakuler Lighting ...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...