Senin, 19 Agustus 2019 07:19

Mencicipi Gurihnya Bubur Syuro Sunan Bonang Tuban

Jumat, 17 Juni 2016 21:14 WIB
Wartawan: Suwandi
Mencicipi Gurihnya Bubur Syuro Sunan Bonang Tuban
Warga saat mengaduk bubur Syuro di depan masjid Astana Sunan Bonang Tuban. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Setiap bulan suci Ramadhan ada aktivitas yang unik di depan halaman masjid Astana Sunan Bonang Tuban, yakni membuat bubur Syuro. Menurut warga sekitar bubur itu berasa gurih serta beda rasa dengan bubur lainnya.

Bubur syuro merupakan makanan khas yang dibuat oleh pengurus yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban untuk santapan saat berbuka puasa. Sekilas bubur tersebut seperti pada umumnya. Namun, yang membedakan di situ terdapat daging kambing dan bumbu ala khas Tuban. Sehingga gurih menjadi khas dan berbeda dengan bubur yang lainnya.

Seperti yang disampaikan Sumirah (45) warga setempat, Jum’at (17/6). Ia sudah 'berlangganan' mengonsumsi bubur itu di setiap bulan Ramadhan. Bubur itu untuk pengantar tiap akan berbuka puasa. Selain itu, juga ngalap berkah karena keberadaan bubur itu merupakan warisan leluhur yang sudah ada sejak dulu dan turun temurun dari nenek moyang.

“Ini tradisi turun temurun, kami rela mengantre tidak hanya demi mendapatkan bubur, tapi ingin mencari berkah, dan mendapatkan rezeki yang melimpah,” sambungnya.

Sementara Ketua Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban, KH. Ahmad Mundzir menjelaskan, bubur syuro itu sudah ada sejak dulu. Kata Syuro, berasal dari As Syuro yang artinya berbagi. Jadi bubur tersebut dibuat untuk warga sekitar untuk kemudian dibagi-bagikan. Makanya tak heran, jika masyarakat banyak yang memburu dan ingin mendapatkan bubur tersebut.

“Pembagian bubur syuro merupakan sebuah tradisi yang sampai saat ini masih kami lakukan. Bubur tersebut kami buat untuk dibagikan pada masyarakat. Untuk membuat bubur itu, kami telah menyiapkan tenaga 2 orang yang bertugas memasak sekaligus membaginya,” kata wakil Rais Suryah PCNU Tuban itu. (wan/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...