Antrean panjang pengurusan administrasi Kependudukan di Dispendukcapil Kabupaten Jombang. foto: ROMZA/ BANGSAONLINE
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Hampir setiap hari, antrean panjang warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan terlihat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang. Meski demikian, pelayanan buruk ini seakan dianggap biasa. Peringatan dari Wakil Bupati Munjidah Wahab saat inspeksi mendadak beberapa waktu lalu sepertinya tidak diindakan.
Antrean panjang itu hingga mengular 25 meter di depan kantor yang berapa dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jombang tersebut.
BACA JUGA:
- Perkuat Pembangunan, DPRD Jombang Bahas Raperda Jasa Konstruksi
- Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Jombang Sertifikasi 60 Operator Alat Berat
- Lewat Program Balik Gratis 2026, Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Warga ke Jakarta
- Pastikan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pantau Harga di Pasar Pon
Pantauan di lokasi, tak jarang warga yang hendak mengurus administrasi harus berpanas-panasan. Bahkan harus berangkat di pagi buta hanya untuk mengambil antrean dan berharap segera dilayani oleh petugas administrasi yang ada dalam kantor tersebut.
"Saya berangkat dari rumah sejak pukul 04.00 pagi dan sampai ini sudah banyak yang antre untuk segera dilayani," ujar Khomsatun (34) warga Kecamatan Ngoro saat ditemui di depan kantor Dispendukcapil, Kamis (02/06).
Ia menceritakan, kedatangannya ke kantor Dispendukcapil hanya untuk memperbarui Kartu Keluarganya (KK). Lantaran ada penambahan anaknya yang baru saja lahir, sekaligus untuk mengurus akta kelahiran anaknya tersebut.
"Saat saya sampai di sini (Dispendukcapil, red) antrean depan kantor sudah mencapi hingga 50 meter, belum lagi berjubel di dalam untuk ambil nomor pelayanan," imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




