Suliyat
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Segebok pekerjaan rumah menanti Pemkot Mojokerto pasca disetujuinya pemecahan wilayah oleh Mendagri. Apalagi Wali Kota sedianya melaunching kecamatan Kranggan saat hari jadi kota setempat, 20 Juni mendatang.
"Pemkot harus gerak cepat memenuhi penyediaan infrastruktur kecamatan baru seperti gedung dan koordinasi lintas sektoral seperti kepolisian, KUA, dan koramil di wilayah baru nanti," cetus anggota Komisi I DPRD Kota Mojokerto, Denny Novianto, Kamis (12/5).
Denny menambahkan, selama sebulan ke depan tim pemecahan wilayah harus bekerja keras melakukan sosialisasi ke masyarakat dan pihak terkait.
"Tim pemecahan wilayah ibaratnya kejar setoran melakukan sosialisasi termasuk memikirkan perlu tidaknya penambahan aparatur sipil untuk keperluan di wilayah baru," tandasnya.
Kata politisi Demokrat ini, pembukaan wilayah baru ini akan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pasalnya, berkaitan dengan status kepemilikan tanah dalam hal ini sertifikat, KTP/SIM dan benda berharga yang lain.
Sementara itu, ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto, Suliyat mengaku pesimis kebutuhan infrastruktur kecamatan Kranggan tercukupi tahun ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




