Ir. Armuji
“Mungkin yang dimaksud DPRD Jatim, karena kemarin mereka dari London dan Australia,”jelas dia.
Berbeda dengan Pimpinan DPRD, anggota Komisi C, Vinsensius Awey menilai para anggota DPRD Jawa Timur yang mencatut nama DPRD Surabaya karena kurang percaya diri menggunakan nama DPRD Jawa Timur. Mereka lebih percaya diri jika menggunakan kata Surabaya
“Namun, hal ini berdampak buruk bagi kami. Apalagi sama pengunjung hotel mewah (Penthouse) tersebut diposting di media sosial,” kata Politisi Partai Nasdem.
Awey menuding Gubernur Jawa Timur bertindak diskriminatif, tebang pilih dalam memberlakukan kebijakan kunker ke Luar Negeri antara DPRD Surabaya dengan DPRD Jawa Timur. Karena mitra kerja, DPRD Jatim diberi kemudahan pergi ke Luar Negeri.
“Sedangkan DPRD Surabaya justru sebaliknya,” ungkapnya.
Vinsensius Awey menganggap pemerintah provinsi arogan. Satu kebijakan yang sama namun diperlakukan berbeda antara DPRD Jawa Timur dan DPRD Surabaya.
Sebelumnya, seorang netizen, bernama Aryo Kresnadi mengungkap kunjungan anggota dewan ke New york, Amerika Serikat. Ia mengetahui kegiatan itu dari stiker pengumuman di lobby Hotel yang menyebutkan adanya kunjungan anggota DPRD Surabaya.
Dalam status yang diuanggah di Facebook, ia mengaku kaget, karena para legislatortersebut menginap di salah satu hotel mewah di negara tersebut, Penthouse. Setelah ramai diperbincangkan di sosial media, kalangan DPRD mengklarifikasi jika kunjungan tersebut bukan dari lembaganya melainkan DPRD Jawa Timur. Anggota dewan menilai ada kekeliruan atau pencatutan nama lembaganya dalam kegiatan itu. (lan/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




