Jumat, 29 Mei 2020 07:07

Pansus Kode Etik dan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2015 DPRD Gresik Berguru ke Depdagri

Jumat, 08 April 2016 12:38 WIB
Pansus Kode Etik dan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2015 DPRD Gresik Berguru ke Depdagri
Pansus Kode Etik DPRD Gresik saat berguru ke Biro Hukum Depdagri. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Dua Pansus (Panitia Khusus) DPRD Gresik yang membahas soal Kode Etik dan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2015, meulai melakukan konsultasi.

Kali ini, kedua pansus, yakni Pansus Kode Etik yang diketuai Zulfan Hasyim (FKB) dan Pansus LKPJ yang diketuai Suberi (FPD), sama-sama berguru ke Depdagri.

"Pansus Kode Etik yang dipimpin Pak Zulfan Hasyim dengan didampingi Wakil Ketua DPRD, Nur Saidah konsultasi ke Biro Hukum Depdagri," kata Anggota Pansus Kode Etik, Noto Utomo, Jumat (8/4).

Menurut Noto, kedatangan Pansus Kode Etik ke Biro Hukum Depdagri untuk mengkonsultasikan soal materi draf Kode Etik DPRD Gresik yang tengah dibahas.

"Langkah konsultasi ini kami ambil agar Kode Etik yang kami bahas tidak bertentangan dengan peraturan lebih tinggi," tutur politisi muda PDIP asal Kecamatan Bungah ini.

Sementara Ketua Pansus Kode Etik, Zulfan Hasyim mengatakan, konsultasi ke Biro Hukum Depdagri untuk mengkonsultasikan pasal-pasal yang akan dicantumkan dalam Kode Etik tersebut.

Langkah ini ditempuh, agar pasal-pasal di Kode Etik yang akan memuat segala aturan tentang DPRD Gresik benar-benar bisa berjalan efektif. "Kami ingin kalau Kode Etik DPRD Gresik lebih bertaring, sehingga sanksi yang ada bisa diterapkan dengan baik," katanya.

Menurut Zulfan, bahwa Pansus Kode Etik yang sedang berjalan ini bisa dibilang Pansus yang membahas revisi Kode Etik yang sudah dimiliki oleh DPRD Gresik.

Sebab, banyak pasal yang dianggap penafsirannya dan pelaksanaannya masih bias. Sehingga, pasal-pasal tersebut terlihat kurang bisa bertaring untuk menjerat anggota DPRD Gresik yang dinggap dan terbukti melakukan pelanggaran.

Karena itu, Pansus Kode Etik ini bekerja untuk merubah pasal-pasal yang dianggap lemah tersebut. "Nah, kedatangan kami ke Depdagri ini untuk konsultasikan soal itu," tutur politisi senior PKB ini.

Zulfan menyatakan, ada beberapa pasal di Kode Etik DPRD Gresik yang perlu dilakukan revisi. Kemudian, pasal penggantinya dibuat lebih spesifik.

Sehingga, bunyi dalam pasal-pasal tersebut objek yang dimaksud jelas. Sebagai contoh, pasal di Kode Etik DPRD yang mengatur soal anggota DPRD dilarang berkunjung ke tempat hiburan seperti karaoke, bar, warung remang dan lainnya. Nah, dalam pasal tersebut tidak tersurat larangan tersebut dalam tataran apa.

"Kalau kedatangan anggota DPRD Gresik ke tempat-tempat hiburan itu kapasitasnya tugas kedewanan menjalankan fungsi pengawasan seperti sidak masak dilarang," tukas mantan Ketua DPRD Gresik periode 2009-2014 ini.

Makanya, larangan-larangan bagi anggota DPRD Gresik yang masih bias dalam Kode Etik lama itu perlu penyempurnaan, diperlukan revisi. "Kami akan buat Kode Etik DPRD Gresik yang baru ini benar-benar bisa dijalankan dengan maksimal," terangnya.

Zulfan menambahkan, setelah Pansus Kode Etik lakukan konsultasi ke Biro Hukum Depdagri, masih ada satu agenda kunjungan yang bakal dilakukan oleh Pansus. Yaitu, study banding ke DPRD Semarang.

Pansus merencanakan belajar ke Semarang, karena DPRD di sana sudah memiliki Kode Etik yang bagus. Kode Etik DPRD Semarang dijalankan dengan baik. Kode Etik DPRD Semarang bisa berjalan efektif dan mampu menjerat oknum anggota DPRD disana yang terbukti melanggar. " Kami ingin belajar resepnya seperti apa," pungkas Zulfan. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...