Senin, 26 Agustus 2019 12:56

Kapolres Bojonegoro: Hasil Alam Harus Diserahkan pada Negara

Kamis, 07 April 2016 02:15 WIB
Kapolres Bojonegoro: Hasil Alam Harus Diserahkan pada Negara
MASIH PRODUKTIF: Salah satu sumur tua di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. foto: eky nurhadi/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Pasca penangkapan supir pembawa minyak mentah dari sumur tua Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Senin (4/4) kemarin, Polres Bojonegoro langsung melakukan sosialisasi di desa setempat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser usai sosialisasi di rumah singgah Desa Wonocolo mengungkapkan, jika kekayaan alam berupa minyak mentah yang ada di lahan warga itu harus kembali kepada negara.

Memang, sejak puluhan tahun lalu warga setempat melakukan penambangan minyak secara ilegal dan tradisional. Kemudian juga dijual secara ilegal. Namun, beberapa tahun terakhir ini, wilayah itu dikontrak Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, sehingga minyak yang disuling harus dijual kepada Pertamina juga.

"Kami mengimbau kepada kelompok penambang bahwa apa yang diamanatkan kepada mereka, hasil alam harus diserahkan kepada pemerintah melalui Pertamina," ujar Hendri Fiuser, Rabu (6/4/16).

Selain itu, juga menyeleraskan dan mensosialisasikan soal harga minyak mentah yang selama naik turun. "Kelompok penambang perlu mengetahui bahwa pembelian minyak mentah mengacu pada harga minyak dunia, sehingga jangan marah ketika pembelian Pertamina diturunkan," paparnya.

Selain memberi pemaparan pembelian harga minyak, kunjungan Kapolres juga dalam rangka menjalin silaturahmi dengan kelompok penambang dan Pertamina. "Semakin sering bertemu semakin mudah menyelesaikan masalah," ungkapnya.

Sementara itu, soal penjualan minyak mentah ilegal kepada orang luar (selain Pertamina EP), Kapolres menegaskan akan menindak tegas.

"Siapapun yang bermain ini (peredaran BBM) saya tidak perduli. Baik itu anggota polisi atau TNI akan saya tindak. Tolong siapapun yang mengetahui jika ada oknum yang melakukan hal ini langsung laporkan kami," tandasnya.

Sebelumnya, seorang anggota TNI AL yang bertugas di Satuan Lantamal V Surabaya, diduga terlibat dalam peredaran bahan bakar minyak (BBM) ilegal.

Itu terungkap setelah adanya penangkapan satu buah truk bak terbuka yang diamankan petugas gabungan Satreskrim Polres Bojonegoro bersama dengan Subdenpom Bojonegoro, serta tim gabungan sekuriti Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Saat ini, kasus dan barang barang bukti kasus tersebut dilimpahkan di Pomal, Surabaya. (nur/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...