Sahrul Gunawan dan Indriani Hadi. foto: bintang.com
Indriani sendiri diakui Tito sempat mengalami keraguan untuk bercerai dengan Sahrul. Namun, seiring diskusi yang dilakukan dan tidak adanya titik temu atas permasalahan yang terjadi, keduanya sepakat mengakhiri pernikahan.
"Februari ajukan kesepakatan tertulis. Mereka sepakat ingin bercerai. Dari situ akhirnya disepakati bahwa Indriani yang menjadi penggugat, sementara Sahrul menjadi tergugat," tukasnya.
Mengenai kemungkinan untuk memperbaiki dan menjalankan rumah tangga kembali, pengacara tak mau menutup hal tersebut. Namun, saat ini proses perceraian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku.
"Harapan kemungkinan itu terbuka. Selalu mengkonfirmasi keduanya, kepada Indriani Hadi dan Sahrul Gunawan tapi (proses) perceraian jalan terus. Diskusi musyawarah masih berjalan. Setiap pihak pasti berubah, itu wajar dalam praktik perceraian," tandasnya.
Rumah tangga Sahrul seperti menyimpan bara dalam sekam. Lama tak terdengar kabar percekcokan dalam rumah tangga, ternyata perceraian menjadi jalan terakhir yang dilakukan karena ada masalah krusial yang tak bisa diselesaikan.
Rencananya sidang cerai akan dilanjutkan pada 7 April mendatang dengan agenda mediasi. "Majelis hakim menanyakan apakah prinsipal hadir. Tapi Sahrul Gunawan danIndriani Hadi tidak hadir di sidang pertama perkara mereka. Sidang ditunda 7 April," tandas Tito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




