SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Puluhan ketua Dewan Pengurus Cabang PAN dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Forum DPC PAN Jatim mendesak kepada DPP PAN merevisi SK.No.PAN/Kpts/KU-SJ/007/II/2016 tentang susunan kepengurusan DPW PAN Jatim. Pasalnya, SK DPP tersebut tak sesuai dengan hasil Muswil IV PAN di Kota Kediri 10-11 Agustus 2015.
"SK DPP PAN yang menunjuk Masfuk sebagai ketua DPW PAN Jatim itu mencederai demokrasi dan tak sesuai dengan AD/ART partai. Ini partai, bukan kerajaan atau perusahaan yang bisa asal tunjuk semaunya," ujar Sumanjaya Ketua DPC PAN Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (2/3).
BACA JUGA:
- Zulhas Sebut Ning Ema Contoh Kader Baru PAN yang Hebat
- Survei Terbaru, Elektabilitas PAN Melesat di Jatim, Gerindra Gusur PKB dan PDIP
- Awas Copet Suara di TPS, PAN Jatim Ingatkan Calon Saksi Barra-Rizal dan Khofifah-Emil di Mojokerto
- PAN Beberkan Alasan Langsung Beri Rekom Gus Barra, tanpa Buka Penjaringan
Menurut Sumanjaya, hasil penghitungan Muswil menyatakan empat orang formatur terpilih adalah Kuswiyanto (386 suara), Suli Da'im (379 suara), Malik Effendi (378 suara) dan Taufik Gani (368 suara).
"Harusnya yang memilih ketua DPW PAN Jatim itu ya empat orang formatur terpilih itu. Tapi faktanya justru Masfuk yang hanya mendapat 26 suara dijadikan ketua. Kalau begini, untuk apa ada Muswil," tegas pria berambut gondrong tersebut.
Ironisnya lagi, dalam SK DPP PAN yang ditandatangani Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan dan Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno hanya mencantumkan Masfuk sebagai Ketua DPW PAN Jatim dan Kuswiyanto sebagai sekretaris DPW PAN Jatim periode 2015-2020.
"Ini jelas tak masuk akal, sehingga kami menolak SK DPP. Kalau tak direvisi, kami akan ajukan gugatan praperadilan atau menggelar Muswil ulang," beber aktivis Muhammadiyah itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




