Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) saat melakukan aksi menolak kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) di perempatan Tugu Yogyakarta. foto: tempo.co
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Puluhan massa mengatasnamakan Forum Umat Islam Yogyakarta berkumpul di Tugu Yogyakarta menunggu kedatangan kelompok Solidaritas Perjuangan Demokrasi, akan melakukan aksi pembelaan terhadap hak-hak Lesbian Gay Biseksual Transgender, Selasa (23/2). Mereka membentangkan spanduk penolakan terhadap LGBT di Tugu Yogyakarta.
Koordinator aksi, Fuad Andreago mengatakan, mereka sebenarnya akan melakukan aksi penolakan LGBT di Titik Nol Yogyakarta. Namun, karena mendapat kabar ada kelompok pendukung LGBT akan menggelar aksi di Tugu Yogyakarta, dia ingin mengetahui pendukung aksi itu.
BACA JUGA:
- Produksi Video Porno Sesama Jenis Sejak 2024, Pria asal Larangan Diamankan Polres Pamekasan
- Heboh Grup Gay di Facebook, Polres Lamongan Lakukan Penyelidikan
- Tafsir Al Quran Aktual: Kebanggaan Kentut dan Seks Brutal Kaum Nabi Luth
- Siksa Dosa Homoseks Lebih Mengerikan Ketimbang Dosa Syirik dan Kufur Fir'aun
"Kami sebelumnya mau membuat aksi penolakan di titik nol. Pada saat yang sama menyebar broadcast jika ada kelompok yang memancing dengan membuat tandingan mendukung LGBT. Kami sudah cek ke Polres, mereka enggak punya izin," kata Fuad kepada wartawan, Selasa (23/2).
Fuad mengatakan, dalam isi pesan menyebar, kelompok Solidaritas Perjuangan Demokrasi menyebut ingin merebut kota Yogyakarta dari preman-preman. "Mereka mau buat aksi tandingan, kita akan tunggu mereka datang, kami pengen tahu siapa dalangnya," ujar Fuad.
Ia mengatakan, aksi tandingan tersebut merupakan aksi provokatif.
Di pihak lain, massa pendukung LGBT yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan Demokrasi berkumpul di McDonald Sudirman, berjarak satu kilometer dari Tugu Yogyakarta. Aparat kepolisian tampak berjaga ketat di lokasi melakukan pengamanan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




