Selasa, 20 Agustus 2019 13:11

Cagub Jatim 2018, Suko Widodo Munculkan Duet Gus Ipul - M. Nuh

Rabu, 03 Februari 2016 01:13 WIB
Cagub Jatim 2018, Suko Widodo Munculkan Duet Gus Ipul - M. Nuh
Suko Widodo

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Para pimpinan partai politik (parpol) di Jawa Timur tak ada yang memunculkan nama Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon gubernur. Padahal, dari segi popularitas mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) itu jauh lebih populer dibanding nama-nama kandidat yang sudah muncul belakangan ini. Kenapa?

Pakar ilmu komunikasi politik dari Univeritas Airlangga (Airlangga) Surabaya, Suko Widodo menilai nama Gus Ipul jarang muncul dalam percaturan Pilgub Jatim 2018 di kalangan parpol-parpol di Jatim adalah hal yang wajar. Sebab, hingga saat ini dia belum memiliki kendaraan politik karena tidak ikut parpol manapun.

"Problem Gus Ipul itu belum punya parpol untuk kendaraan maju Pilgub Jatim mendatang," ujar Sukowidodo, Selasa (2/2).

Kendati demikian, bukan berarti Gus Ipul akan ditolak oleh parpol di Jatim untuk dicalonkan pada Pilgub Jatim 2018. Alasannya, penentuan calon itu sangat bergantung pada elit parpol di tingkat pusat. "Sekarang ini kan masih check sound, jadi wajar kalau parpol cenderung memunculkan kandidat dari kader internal karena mereka tak mau ambil resiko berseberangan dengan pengurus di tingkat pusat," beber alumni FISIP UGM, Jogjakarta tersebut.

Ia juga tidak menampik, kemunculan Prof. M. Nuh bisa jadi kuda hitam dalam Pilgub Jatim mendatang. Pasalnya, dia mempunyai relasi yang kuat dengan Soekarwo maupun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di samping cukup kuat di jaringan warga Nahdliyin.

"Partai Demokrat Jatim tidak memiliki kader yang menjual sehingga bisa saja Pak Nuh yang akan disupport Demokrat untuk meramaikan Pilgub Jatim mendatang," kata Suko Widodo.

Apakah Pak De Karwo - sapaan akrab Soekarwo - tidak jadi mendukung Gus Ipul untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Jatim? Dengan lugas Suko Widodo mengatakan hampir pasti Soekarwo akan mendukung Gus Ipul untuk maju Pilgub Jatim 2018. Alasannya, mantan ketua umum PP GP Ansor itu cukup layak dan sarat pengalaman di birokrasi maupun ormas.

"Justru saya menilai duet Gus Ipul dan M. Nuh itu apik banget walaupun mereka berdua sama-sama NU. Kombinasinya bisa seperti Soekarno dengan Cokroaminoto kalau jaman dulu," kelakar akademisi murah senyum ini.

Terpisah, Sekretaris PWNU Jatim yang juga Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof Dr Akhmad Muzakki menilai upaya Pakde Karwo memunculkan nama M. Nuh adalah untuk memecah suara nahdliyin. Pasalnya, PKB entah serius atau tidak sudah memunculkan nama Abdul Halim Iskandar sebagai kandidat cagub yang akan diusung PKB.

"Sejatinya, Pakde Karwo berharap suara NU tetap satu, yaitu diberikan kepada Gus Ipul. Partai-partai berbasis massa warga NU juga diharapkan mendukung Gus Ipul karena dia sekarang ini belum memiliki kendaraan politik. Demokrat sudah hampir pasti akan mendukung Gus Ipul karena Pakde Karwo ingin lengser dengan khusnul khotimah," pungkas Ahmad Muzakki. (mdr)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...