Petugas dari Dinkes Kota Madiun ketika melakukan fogging di Kelurahan Tawangrejo, kemarin. foto: zainal abidin/ BANGSAONLINE
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Warga Kelurahan Tawangrejo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun terjangkit pageblug Demam Berdarah. Sebanyak 10 orang positif terkena DB. Salah satunya, Sulis (33) yang masih tergolek lemas di RSUD Sogaten Madiun.
Menurut tetangganya, Sri Lestari (38), Sulis dirujuk ke RSUD Sogaten pada Senin (01/02) lalu. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisinya lemas, diikuti gejala lain panas tinggi dan bintik merah ditubuh. Saat dilakukan pengecekan laboratorium, hasilnya kadar trombosit dan hematokritnya menurun.
BACA JUGA:
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
“Saat dibawa, kondisinya lemas, suhu badannya panas. Setelah dibawa kesini (rumah sakit-red) baru diketahui kalau positif DB,” ungkap Sri Lestari kepada bangsaonline.com, Selasa (2/01).
Sampai saat ini, sambung Sri Lestari, ada 10 orang di kampungnya terkena DB. Rinciannya, 1 orang dirawat di RSUD dr Soedono dan 9 di rawat di RSUD Soegaten.
Saat bangsaonline.com ke Kelurahan Tawangrejo, ternyata sedang dilakukan fogging oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun. Menurut petugas lapangan bernama Yuli, fogging dilakukan karena sudah ada 3 warga yang terkena DB. "Tapi fogging bukan satu satu cara dalam mengatasi penyakit demam berdarah," pungkasnya. (hen/nal/sho)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




