Minggu, 26 Januari 2020 16:05

Razia Pelajar Bolos di Kediri, 24 Siswa Terjaring, Diminta Hormat kepada Merah Putih

Selasa, 19 Januari 2016 19:13 WIB
Razia Pelajar Bolos di Kediri, 24 Siswa Terjaring, Diminta Hormat kepada Merah Putih
Para pelajar yang terjaring petugas Satpol PP Kabupaten Kediri saat dihukum. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 24 pelajar tingkat SMP dan SMA terjaring razia yang digelar petugas Satpol PP Kabupaten Kediri, Selasa (19/1) pagi. Mereka diamankan dari sejumlah warung dan tempat penyewaan play station (PS).
Kasi Trantib Satpol PP Kabupaten Kediri Totok Laminarto mengatakan, razia kali ini digelar dengan sandi 'operasi cendikia'. Sasaran operasi adalah para pelajar yang membolos atau meninggalkan sekolah pada jam pelajaran.
"Para pelajar yang terjaring razia kami bawa ke Dinas Pendidikan untuk dilakukan pendataan. Setelah itu mereka kita hukum baris berbaris agar lebih disiplin. Mereka juga kita minta menghormati bendera sambil menyanyikan Lagu Indonesia Raya," kata Totok Laminarto.
Operasi cendikia ini dimulai dari Kantor Satpol PP Kabupaten Kediri yang ada di Pemkab Kediri. Petugas kemudian mendatangi Objek Wisata Sumber Dlopo. Di kawasan wisata air ini, sebanyak sembilan pelajar yang tengah nongkrong di warung diamankan.
"Di Sumber Dlopo, salah satu di antaranya remaja putri yang mengaku meninggalkan sekolah untuk mengambil uang," imbuh Totok.
Razia dilanjutkan ke kawasan Terminal Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri. Tetapi di lokasi, petugas tidak menemukan pelajar bolos sekolah. Setelah itu, petugas menyisir warung-warung yang berada di sekitar terminal.
Dari sebuah tempat penyewaan PS, tiga pelajar berhasil ditemukan. Selain itu, di belakang warung makan Dragon juga ditemukan para pelajar yang tengah asyik menikmati minuman kopi. Seluruhnya langsung diangkut menggunakan mobil truk Satpol PP.
Saat hukuman baris berbaris, sejumlah pelajar ternyata diketahui ada yang tidak memakai ikat pinggang. Petugas pun kemudian meminta mereka mengikat dengan tali rafia.
Satpol PP langsung memanggil pihak sekolah dari masing-masing pelajar yang terjaring. Petugas juga meminta pelajar membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. (rif/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 25 Januari 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluark...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...