Golkar Takut Setnov Disikat Jaksa Agung, Surat Kejagung Sudah di Istana

Golkar Takut Setnov Disikat Jaksa Agung, Surat Kejagung Sudah di Istana Bambang Soesatyo. foto: tribunnews.com

Seperti diketahui, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung tengah menyelidiki dugaan percobaan korupsi dalam pertemuan antara Novanto, pengusaha Riza Chalid dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoeddin pada 8 Juli 2015 silam. Dalam pertemuan yang digelar di Ritz Carlton Hotel, Jakarta itu, ada pembicaraan tentang bagi-bagi saham dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Kejagung sudah memeriksa Menteri ESDM Sudirman Said dan Maroef Sjamsoeddin. Namun, Kejagung berlum bisa memeriksa Riza yang terlanjur kabur ke luar negeri. Sedangkan pemeriksaan atas Novanto harus ada izin presiden.

Kejaksaan Agung nampaknya serius menuntaskan kasus pemufakatan jahat perpanjangan kontark PT. Freeport. Walau Jaksa Agung Muhammad Prasetyo tengah diterpa isu pemecatan, kasus tersebut terus bergulir dengan pemanggilan beberapa saksi.

Salah satu yang telah dimintai keterangan oleh penyelidik adalah Komisaris PT. Freeport Indonesia, Marzuki Darusman. Prasetyo mengatakan, pemeriksaan sudah dilakukan pada Selasa, (29/12) kemarin.

"Kami sudah periksa komisaris Freeport (Marzuki Darusman, red) yang juga mantan Jaksa Agung selama dua hari di kantornya," kata Prasetyo dalam laporan kinerja akhir tahun di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (30/12).

Prasetyo melanjutkan, pihak penyelidik hanya mencari sejumlah keterangan kepada jaksa agung yang menjabat tahun 1999 - 2001 itu. Meski begitu, Prasetyo menegaskan tidak akan memberi pengecualian. Hal ini menyusul lantaran tim penyelidik memeriksa Marzuki bukan di Kejaksaan Agung melainkan di kantor Freeport di Plaza 89, Lt. 5 Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6.

Sejauh ini, sambung Prasetyo, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 16 saksi. Termasuk Marzuki Darusman. Sementara, untuk yang lainnya masih menunggu perkembangan tim penyelidik. (jpnn)

Sumber: jpnn

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO