Selasa, 18 Juni 2019 18:38

Memancing Nila, Pahami Peralatan Memancing

Senin, 28 April 2014 11:35 WIB
Editor: rosihan c anwar
Memancing Nila, Pahami Peralatan Memancing
banyak jenis joran... tinggal selera. foto:repro www.bigwatersedge.com

MEMANCING NILA, pada prinsipnya sama dengan memacing ikan apa saja. Hanya saja, ketika memancing pakai umpan lumut, tentu disarankan tak banyak gerakan yang tak perlu saat melempar umpan.

Jika memancing nila pakai lumut, disarankan memakai joran tegek, yang panjangnya disesuaikan dengan spot memancing. Umumnya, hanya butuh sekitaran 3,6 meter saja. Dengan susunan dari joran, tali pancing pakai ukuran kecil saja yang penting kuat, pelampung juga disarankan ukuran kecil saja. Sebab, ikan nila akan menyedot lumut umpan. Maka, gerak ikan sangat lembut. Begitu pelampung agak tenggelam sedikit saja, anda bisa menarik, juga dengan cukup lembut, maka nila akan menggelepar.

Di dekat mata kain, kasih sedikit pemberat, sehingga posisi pelampung nyaris tenggelam semua, dan hanya menyisakan ujungnya saja.

Untuk mata kain, disarankan pakai rangkaian lebih dari tiga. Cara menyusunnya, berantai ke bawah. Harapannya, lumut tidak mudah habis ketika dilempar ke spot. Untuk ukuran kail, pilih nomor 3, sudah cukup untuk menarik nila babon.

Jika memancing dengan umpan selain lumut, pada prinsipnya sama dengan cara memancing ikan lain. Hanya saja, rangkaian yang digunakan seperti memancing bandeng, yaitu bandul di bagian bawah, dan di atasnya dirangkai dua atau tiga bahkan lima mata pancing, dengan jarak sekitaran sepuluh cm. Bisa pakai pelampung atau tleseran. Tentu saja cukup mudah pakai pelampung karena begitu tenggelam, langsung hentak.

Ketika pilih tleseran, lihat gerak tali pancing. Ketika bergerak tegang, atau ujung joran bergerak, hentak. Itu tandanya umpan disantap.

Sumber: HARIAN BANGSA edisi 27 Mei 2014
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...