Kesaksian Luhut Perburuk Keadaan, Jakgung Ogah Pinjamkan Rekaman Freeport ke Luhut

Kesaksian Luhut Perburuk Keadaan, Jakgung Ogah Pinjamkan Rekaman Freeport ke Luhut Jaksa Agung Prasetyo. foto: cnn

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Anggota DPR dari Fraksi PDIP Nico Siahaan menilai keterangan Menkopolhukam Luhut Pandjaitan kepad MKD Senin kemarin tidak nyambung. Banyak pengamat dan politikus menilai keterangan Luhut di MKD justru tidak membuka fakta baru.

"Kehadiran pak Luhut kemarin sepertinya hanya memperburuk keadaan bahwa ini tidak nyambung, tidak masuk kepada inti permasalahan," ujar Nico Siahaan, Selasa (15/12).

Saat anggota MKD mengajukan pertanyaan ke Luhut terkait perasaannya disebut dalam rekaman, Nico menilai Luhut tidak memberikan sikap kenegarawanan. Luhut mengaku merasa terganggu karena namanya disebut dalam rekaman itu, tapi menurut Nico, Luhut berpihak pada salah satu sisi.

"Tapi kan kalau saya saja, kalau nama saya disebut sebut itu pasti kan kita merasa terganggu itu wajar saja, tapi kan beliau sepertinya ada di satu sisi. Jadi buat apa untuk datang, jadi kalau disebut sebut, perlu gak datang. Kalau disebut sebut pak Jokowi juga harus datang, kalau disebut sebut nama Tuhan juga harus datang karena nama tuhan juga disebut sebut," imbuh Nico.

"Menurut saya tidak perlu (keterangan Luhut) dan kemarin malah membiaskan arah dan tujuan sidang etik ini dilaksanakan," kata Nico.

Di sisi lain, Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan pihaknya tidak mengizinkan untuk siapapun meminjamkan rekaman percakapan yang didapat dari Presiden Direktur (Presdir) PT Indonesia, Maroef Sjamsoeddin.

Hal itu pun berlaku saat Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan yang menelepon dirinya dengan maksud meminjam rekaman tersebut.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO