Kepala Humas Pelindo III, Edi Priyanto. foto: suarasurabaya
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) Edi Priyanto, akhirnya angkat bicara terkait dengan perselisihan di sebuah gerai penjualan telepon seluler di Surabaya yang melibatkan GM Pelindo III Tanjung Perak, Sabtu (5/12) kemarin.
Edi Priyanto membenarkan bahwa seorang pejabat GM Pelindo Tanjung Perak berinisial EHB terlibat pertikaian. "Perusahaan sangat menyesalkan kejadian yang terjadi. Meskipun bersifat pribadi dan bukan terkait urusan pekerjaan, namun kami merasa turut prihatin kepada masyarakat secara umum dan pada yang bersangkutan," katanya, Minggu (6/12)
BACA JUGA:
- Kalah Judi Bola, Penghuni Panti Asuhan di Surabaya Nekat Gadaikan Laptop Yayasan
- Polisi Ringkus Spesialis Pencuri Sparepart Mobil di Surabaya
- Bawa HP Sambil Naik Sepeda Listrik, Bocah 10 Tahun di Surabaya Utara Jadi Korban Jambret
- Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat STNK Aspal, Lima Tersangka Ditangkap
Ia mengatakan, Pelindo III sepenuhnya mendukung penyelesaian persoalan tersebut dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.
Usai peristiwa ini, ia mengungkapkan bahwa bagian pengelolaan SDM (Sumber Daya Manusia) akan mengevaluasi agar tidak terjadi kejadian serupa di kemudian hari. "Pemeriksaan internal juga berjalan, sistem kepegawaian berjalan dengan profesional dan fair, selalu ada reward dan punishment yang mengawal kinerja organisasi," tambahnya.
"Secara umum Pelindo III memastikan bahwa adanya peristiwa tersebut tidak mempengaruhi jalannya kegiatan operasional perusahaan, terutama di Pelabuhan Tanjung Perak. Kebijakan direksi telah menggariskan bahwa kinerja agar terus meningkat untuk senantiasa menyediakan pelayanan jasa pelabuhan yang prima," pungkasnya. (yan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




