Bupati Lamongan saat meninjau alsintan bantuan dari Pemerintah Pusat
"Artinya petani Lamongan luar biasa. Indeks pertanaman yang sebelumnya sekitar 1,4 kini meningkat menjadi 2,1. Ini menunjukkan peningkatan produktivitas yang sangat signifikan," katanya.
Selain peningkatan produktivitas, pemerintah daerah juga berupaya menjaga kelancaran distribusi pupuk bagi petani.
Ketersediaan pupuk dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.
"Alhamdulillah tahun lalu distribusi pupuk berjalan lancar tanpa kendala. Tahun ini kita berharap kondisi tersebut tetap terjaga sehingga produktivitas pertanian terus meningkat," bebernya.
Yuhronur menambahkan penggunaan alsintan modern dapat menekan risiko kehilangan hasil panen.
Modernisasi pertanian juga diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah.
"Dengan penggunaan alat modern, risiko kehilangan hasil panen dapat ditekan. Kita ingin terus mendorong modernisasi pertanian agar kesejahteraan petani meningkat, nilai tukar petani naik, dan manfaat sektor pertanian semakin besar bagi masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Lamongan, Mugito, menegaskan seluruh bantuan disalurkan kepada kelompok tani dan bukan untuk individu.
Ia memastikan proses verifikasi penerima bantuan dilakukan secara ketat agar tepat sasaran.
"Bantuan ini murni berbasis kelompok tani (poktan), tidak ada yang sifatnya perorangan. Oleh karena itu, yang kami undang hari ini adalah para ketua atau pengurus kelompok tani agar nantinya sarana ini dapat dikelola bersama demi kepentingan seluruh anggota poktan di desa masing-masing," tandasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




