Petugas saat melakukan pembersihan sisa-sisa serpihan petasan
Meski demikian, kerusakan tersebut dipastikan tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar yang dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
"Memang lokasi yang terkena dampak ledakan sering dilalui siswa. Namun untuk kegiatan belajar mengajar besok tetap berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Jambon bersama aparat terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Jambon, Aiptu Marsidi Condro Yuwono, mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki asal balon udara yang diduga membawa petasan tersebut.
"Belum diketahui balon udara itu berasal dari mana. Informasi yang kami terima dari warga, ledakan terjadi satu kali sekitar pukul 06.30 WIB mendekati jam tujuh pagi," ujarnya.
Petugas juga menemukan serpihan kertas yang diduga berasal dari rangkaian petasan. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk sementara dugaan kami petasan berasal dari balon udara, karena di lokasi tidak ditemukan serpihan benda lain," pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




