KH Miftachul Akhyar. Foto: istimewa
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang lokasi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konfrensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU). Yaitu di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri Jawa Timur.
Yang menarik, nama yang tertera dalam SK itu hanya KH Miftachul Akhyar sendirian sebagai Rais Aam. Tanpa nama Ketua Umum PBNU, Katib Aam dan Sekjen.
BACA JUGA:
- Dema UIN Syekh Wasil Gelar Kediri Grow Mindset 2026, Diikuti 1.500 Mahasiswa
- Juga Beredar Surat PBNU Tanda Tangan Tunggal Gus Yahya, Tanpa Rais Aam, untuk Presiden
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
Tercantumnya nama Kiai Miftachul Akhyar sendirian itu menimbulkan spekulasi bahwa konflik PBNU masih membara.
Dalam SK nomor 353/PB.23/A.II.08.03/99/06/2026 itu ditegaskan bahwa keputusan menunjuk Pesantren Al Falah Ploso sebagai lokasi Munas Alim Ulama dan Konbes NU itu merupakan tindak lanjut dari Rapat Pleno PBNU pada tanggal 4 Dzulhijjah 1447 H atau 21 Mei 2026 M.

Dalam SK tersebut ada tiga poin yang disampaikan. Pertama, bahwa Rapat Pleno PBNU telah memutuskan waktu pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU pada tanggal 20 - 21 Juni 2026.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




