Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos

Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos Ketegangan terjadi saat pendemo minta audiensi dengan Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir pada 13 Mei di gedung utama DPRD Gresik. foto: ist.

Setelah situasi mereda, audiensi akhirnya tetap dilanjutkan. Dalam pertemuan tersebut, Syahrul didampingi anggota Fraksi PKB sekaligus anggota Komisi II Dimas Setio Wicaksono.

Syahrul menegaskan bahwa proyek normalisasi Kali Avoor dilakukan untuk kepentingan pembenahan kawasan secara menyeluruh. Menurutnya, pemerintah juga telah menyiapkan solusi relokasi bagi para pedagang terdampak.

“Akhirnya teman-teman saya ajak bertemu Pak Sekda, orang-orang pemkab juga saya dudukkan bersama dan saya santuni para PKL,” ujar Syahrul kepada para pendemo.

Ia juga menegaskan selama para PKL bertahan di depan Gedung DPRD, dirinya tidak pernah mengusir mereka bahkan tetap memberikan bantuan kemanusiaan.

“Selama 40 hari tinggal di DPRD tidak pernah saya usir, tidur di DPRD juga dipersilakan. Saya santuni, yang penting masyarakat bisa merasakan dan jangan sampai kelaparan,” katanya.

Menurut Syahrul, dirinya bahkan telah meminta Dinas Sosial membantu kebutuhan pokok para PKL yang bertahan di tenda sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Terkait tuntutan pedagang untuk kembali menempati bantaran Kali Avoor, Syahrul menegaskan hal tersebut tidak memungkinkan karena proyek normalisasi tetap harus berjalan.

“Kalau mau kembali menempati bantaran Kali Avoor mohon maaf tidak bisa. Tapi kalau ingin relokasi yang diprioritaskan saya siap mendampingi. Sudah saya mintakan sewa murah dan pembayaran bertahap, tapi kalau meminta setahun gratis itu sudah di luar kemampuan,” pungkasnya.

Sebelumnya, juga telah menggelar audiensi bersama para PKL dan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait tindak lanjut relokasi pasca pembongkaran kawasan PKL Kali Avoor.

Pertemuan yang digelar pada 9 April 2026 itu turut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala DPUTR, Camat Driyorejo, Kepala Desa Driyorejo, Satpol PP, serta sejumlah anggota DPRD dari daerah pemilihan Driyorejo-Wringinanom. (hud/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO