Misteri ‘Red Painted Skeleton’ Tulungagung Terungkap, Fosilnya Disimpan di Belanda

Misteri ‘Red Painted Skeleton’ Tulungagung Terungkap, Fosilnya Disimpan di Belanda Foto fosil Wajakensis dan Red Painted Skeleton

TULUNGAGUNG,BANGSAONLINE.com - Nama Homo Wajakensis selama ini dikenal sebagai salah satu penemuan manusia purba penting dari

Namun, di balik temuan tersebut, tersimpan misteri lain berupa fosil yang ditemukan di kawasan karst Wajak, Campurdarat.

Temuan itu kembali menjadi perhatian setelah pemerhati sejarah , Andri Syambudi, menerima dokumentasi foto fosil dari Museum Naturalis Biodiversity Center Leiden, Belanda. 

Foto-foto tersebut memperlihatkan tengkorak dan rahang manusia purba dengan keterangan Hoekgrot serta “Fosil Wadjak 2”.

Berdasarkan dokumen tersebut, fosil ditemukan di Goa Hoekgrot, kawasan Pegunungan Karst Distrik Wadjak atau Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, oleh Eugene Dubois pada 1889.

Andri mengatakan komunikasi dengan pihak museum di Belanda mulai dilakukan sejak Mei tahun ini. Ia sengaja meminta data mengenai temuan lain selain Homo Wajakensis atau Wadjakensis 1 yang selama ini lebih dikenal masyarakat.

“Ketiga file dokumen foto fosil ini saya mendapatkan dari museum di Belanda, sebelumnya saya berkordinasi dengan pihak direktur untuk meminta hasil temuan lain selain Wadjak Kensis 1,” kata Andri saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Andri, pihak Museum Naturalis Leiden memberikan respons cepat atas permintaan tersebut. Pada 18 Mei lalu, ia menerima balasan berupa file foto fosil lengkap beserta dokumen penelitian terkait kedua fosil tersebut.

“Komunikasi dengan pihak museum di Belanda mulai bulan Mei tahun ini, Alhamdulillah kami langsung mendapat respon dan mendapatkan balasan pada 18 Mei lalu beserta file foto fosilnya lengkap dengan dokumen penelitian kedua fosil tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi penemuan berada di kawasan yang sama dengan lokasi ditemukannya Homo Wajakensis di Campurdarat. Hal itu memperkuat dugaan bahwa kawasan karst Wajak menjadi salah satu pusat kehidupan manusia purba pada masa lampau.

“Yang menarik ada lokasi penemuan dua fosil ini satu lokasi dengan kawasan ditemukannya fosil Wadjak Kensis saat itu,” jelasnya.

Andri juga mengungkapkan fosil diduga berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 25 tahun. Fosil tersebut dinilai unik karena terdapat tanda merah pada bagian tengkoraknya.

“Fosil itu berjenis kelamin perempuan, perkiraan usia 25 tahun. Dan fosil cukup menarik sebab ada tanda merah di bagian tengkorak kepala,” ungkapnya.

Istilah sendiri memunculkan banyak pertanyaan. Dalam dunia arkeologi, istilah tersebut kerap dikaitkan dengan keberadaan pigmen merah atau praktik ritual tertentu pada manusia purba. 

Warna merah pada kerangka manusia prasejarah di berbagai temuan dunia sering dihubungkan dengan tradisi penghormatan kematian atau simbol spiritual masyarakat purba.

Meski demikian, kajian lengkap mengenai temuan dari Campurdarat hingga kini belum banyak diketahui publik. 

Selama ini masyarakat lebih mengenal Homo Wajakensis sebagai ikon penemuan manusia purba dari .

Andri berharap dokumentasi yang diperoleh dari Museum Naturalis Leiden dapat melengkapi rekam jejak sejarah panjang sebagai salah satu lokasi penting penemuan manusia purba di Indonesia.

“Rencananya file akan dibagikan kepada pihak lain di yang terlibat untuk melengkapi rekam jejak lama tentang temuan fosil di . Kami juga akan mengirimkan ke museum daerah agar bisa dipajang di sana,” katanya.

Ia juga menyebut fosil asli dari temuan tersebut direncanakan dikirim ke Indonesia dan saat ini masih dalam tahap persiapan pengemasan.

“Nantinya fosil aslinya akan dikirimkan ke Indonesia, yang akan disimpan dalam museum Indonesia, sekarang masih dalam proses packing,” jlentrehnya.

Temuan ini kembali menguatkan perhatian terhadap kawasan karst Campurdarat yang selama ini dikenal menyimpan banyak situs prasejarah penting. Selain Homo Wajakensis, keberadaan menjadi petunjuk bahwa masih menyimpan banyak misteri tentang kehidupan manusia purba yang belum sepenuhnya terungkap. (fer/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pria di Tulungagung Pepet Perempuan Pengendara Motor Sambil Masturbasi ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO