Petugas gabungan melakukan pemeriksaan pada hewan ternak yang masuk di perbatasan Kabupaten Lamongan
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan memperketat pengawasan lalu lintas pengangkutan ternak di perbatasan Lamongan-Jombang menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Operasi penyekatan digelar di jalur perbatasan Lamongan dan Jombang pada Minggu (17/5/2026).
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, Harga Sapi Kurban di Pasar Tikung Lamongan Naik hingga Rp3 Juta
- Ditunjuk Kerajaan Arab Saudi, Adahi Bisa Sembelih 400 Ribu Hewan Dam per Hari saat Musim Haji
- Mawar Merah pada Kerudung Jadi Penanda Unik Jemaah Haji asal Lamongan di Madinah
- Harga Sapi di Pasar Kerek Tuban Naik Rp1,5 Juta per Ekor Jelang Iduladha
Kepala Disnakeswan Kabupaten Lamongan, Shofiyah Nurhayati, mengatakan petugas memeriksa sedikitnya sembilan kendaraan pengangkut ternak yang melintas dari dua arah.
Pemeriksaan meliputi pengecekan suhu tubuh hewan, kondisi fisik luar, serta kelengkapan dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Petugas juga memeriksa bagian kulit, mata, kuku, dan mulut hewan ternak untuk memastikan tidak ada indikasi penyakit menular.
"Kami bersama tim teknis dan didampingi aparat kepolisian dan TNI sengaja menyisir pos perbatasan Lamongan - Jombang di Kabuh. Ini adalah pintu masuk krusial penyebaran ternak. Kami ingin memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk maupun melintas di wilayah Lamongan benar-benar dalam kondisi sehat dan layak," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap puluhan hewan ternak di sembilan kendaraan tersebut, petugas tidak menemukan adanya gejala penyakit menular.
Seluruh hewan yang diperiksa dinyatakan dalam kondisi sehat dan layak.
"Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap puluhan ekor ternak hari ini, petugas tidak menemukan adanya hewan kurban yang sakit. Seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan aman, tertib, dan situasi lalu lintas ternak di perbatasan sepenuhnya terkendali," imbuhnya.
Disnakeswan Lamongan memastikan pengawasan lalu lintas ternak akan terus dilakukan hingga mendekati Iduladha.
Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas pengiriman hewan kurban menjelang hari raya.
"Kami akan terus melakukan pengawasan arus lintas hewan ternak di pos pantau di berbagai titik perbatasan regional lainnya. Pos ini akan tetap diaktifkan secara berkala demi memberikan ketenangan bagi masyarakat yang hendak berkurban, mengingat mobilitas pengiriman hewan ternak diprediksi akan terus melonjak tajam hingga H-1 Idul Adha," pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




