Foto: MCH 2026
BANGSAONLINE.com - Kemenhaj memberikan perhatian khusus terhadap persiapan fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah menjadi inti ibadah haji, sehingga seluruh fasilitas penunjang terus dipastikan siap.
Pada Rabu (13/5/2026), Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj sekaligus Ketua PPIH Arab Saudi, Laksma TNI (Purn) Ian Heryawan, bersama Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dandi Suryadi, dan Kepala Satops Armuzna, Sunardi, meninjau langsung kesiapan tenda di Arafah serta transportasi bus Masyair.
BACA JUGA:
- Jelang Armuzna, Lia Istifhama Apresiasi Kekompakan dan Fasilitas Kemenhaj
- Kunjungi Jemaah Haji Sumenep di Makkah, Ning Lia Ingatkan Kesiapan Fisik Jelang Armuzna
- Amirulhaj Tinjau Adahi, Kiai Asep Pastikan Penyembelihan Dam Jemaah Haji Sah Secara Syariah
- Jemaah Haji Indonesia Mulai Diberangkatkan ke Arafah, PPIH Pastikan Mobilisasi Lancar
"Kalau dihitung dari presentasi kesiapan kemah atau tenda, dapat dikatakan mungkin 90% lebih ya," kata Ian.
Ia menyatakan bakal kembali mengecek pada hari ini, Sabtu (16/5/2026), untuk memastikan seluruh jemaah mendapat tenda, di mana setiap tenda akan diberi label kapasitas dan daftar nama jemaah. Dipastikan pula 2 syarikah penyedia layanan, yakni Duyuful Bait dan Rakeen, bekerja sesuai target.
"Kami tidak percaya begitu saja. Kami akan pastikan, kami cek kembali, jangan sampai hak jemaah tidak terpenuhi pada saat wukuf di Arafah," ucapnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (9/5/2026), Ian meninjau tenda yang disediakan Syarikah Al Bait Guest untuk menampung sekitar 103 ribu jemaah haji Indonesia.
Dalam satu tenda berukuran 300 meter persegi disiapkan 238 tempat tidur, dengan penempatan jemaah diatur sesuai kapasitas namun tetap memperhatikan kedekatan antar kloter, terutama bagi lansia.
PPIH Arab Saudi juga memastikan fasilitas kamar mandi dan toilet ramah lansia serta disabilitas. Berdasarkan Rancangan Perjalanan Haji (RPH), jemaah akan bergerak dari Makkah ke Arafah pada 8 Dzulhijjah (25/5/2026) sore, kemudian wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah (26/5/2026).
Setelah itu, jemaah menuju Muzdalifah untuk mabit sebelum didorong ke Mina untuk melaksanakan lempar jumrah aqabah. Pada hari-hari tasyrik 11–13 Dzulhijjah, jemaah akan bermalam di Mina dan melontar tiga jumrah, dengan opsi nafar awal pada 12 Dzulhijjah atau nafar tsani pada 13 Dzulhijjah.
Jadwal puncak ibadah haji 2026 berdasarkan RPH yang dirilis Kemenhaj
Senin, 25 Mei 2026: Jemaah bergerak dari Makkah ke Arafah
Selasa, 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H
Kamis, 28 Mei 2026: Hari Tasyrik I
Jumat, 29 Mei 2026: Hari Tasyrik II (Nafar Awal)
Minggu, 30 Mei 2026: Hari Tasyrik III (Nafar Tsani).
(msn/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




