BPJS Kesehatan Madiun Kenalkan Prolanis Muda untuk Generasi Produktif

BPJS Kesehatan Madiun Kenalkan Prolanis Muda untuk Generasi Produktif Ilustrasi. Foto: BPJS Kesehatan Madiun

MADIUN, BANGSAONLINE.com Kesehatan menghadirkan Prolanis atau akronim dari Program Pengelolaan Penyakit Kronis Muda sebagai upaya menekan risiko hipertensi dan diabetes melitus yang kini banyak dialami generasi muda. 

Program ini ditujukan bagi peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) berusia di bawah 45 tahun yang telah terdiagnosis hipertensi atau diabetes melitus dan masih aktif bekerja.

Kepala Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, menegaskan pola hidup masyarakat menjadi faktor meningkatnya kasus penyakit kronis pada usia produktif.

"Hipertensi dan diabetes melitus bukan lagi penyakit yang hanya dialami lansia. Saat ini usia muda juga memiliki risiko yang sama akibat pola hidup yang kurang sehat. Jika tidak dikontrol, komplikasinya bisa sangat serius, mulai dari penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal," ucapnya pada Rabu (13/5/2026).

Ia menambahkan, Prolanis Muda tidak hanya memberikan layanan pengobatan, tetapi juga pendampingan kesehatan berkelanjutan agar kondisi peserta tetap terkontrol. Program ini mencakup edukasi kesehatan, pemantauan rutin, pengingat konsumsi obat, pemantauan aktivitas fisik, serta dukungan kelompok sebaya.

"Prolanis Muda membantu peserta tetap produktif dan memiliki kualitas hidup yang baik. Karena penyakit kronis bukan hanya soal pengobatan, tetapi bagaimana mengelola kondisi kesehatan agar tidak semakin parah," tambahnya.

Selain itu, Kesehatan mendorong masyarakat melakukan deteksi dini melalui Skrining Riwayat Kesehatan yang dapat diakses lewat aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811 8 165 165, atau fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Wahyu menegaskan pentingnya kesadaran generasi muda menjaga kesehatan sejak dini.

"Ketika komplikasi penyakit mulai muncul, yang dipertaruhkan bukan hanya biaya pengobatan, tetapi juga produktivitas dan kualitas hidup seseorang. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk mulai peduli terhadap kesehatannya sejak sekarang," ujarnya.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Ike Wulan (45), seorang pekerja aktif yang sempat terdiagnosis hipertensi.

"Awalnya saya sering pusing dan cepat lelah, ternyata setelah diperiksa tekanan darah saya tinggi. Dari situ saya mulai sadar kalau pola hidup saya memang kurang sehat. Sekarang saya rutin ikut Prolanis, lebih menjaga makan, olahraga, dan kontrol kesehatan," ungkapnya.

Ike menilai kehadiran Prolanis Muda membuat dirinya lebih termotivasi menjalani pola hidup sehat dan merasa tidak sendirian dalam pengobatan. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO