Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim

Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim Ilustrasi Alat Kesehatan

PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Pengadaan alat kesehatan (alkes) di , Kabupaten , tahun anggaran 2025 menjadi perhatian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur.

Penyelidikan tersebut diduga berkaitan dengan adanya pengaduan masyarakat terkait indikasi ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran pengadaan alat kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Informasi yang diterima menyebutkan Ditreskrimsus tengah mendalami dugaan mark up dalam proyek pengadaan alkes di .

Bahkan, beberapa waktu lalu petugas Ditreskrimsus disebut telah mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten untuk melakukan koordinasi terkait dugaan tersebut.

Panit II Unit II Subdit III Ditreskrimsus , AKP Putra Adi Fajar Winarsa, saat dikonfirmasi meminta agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada pihak Inspektorat.

"Sek mas saya masih dirawat laka bromo kemarin. Nanti tanyakan ke inspektorat aja ya," ujar mantan Kasat Reskrim Polres itu saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten , Imron Rosyadi, membenarkan adanya penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimsus terkait pengadaan alkes tahun 2025 di .

"Ya benar. Kita saat ini masih melakukan konfirmasi dan pemeriksaan. Kita juga belum tahu, apakah itu terkait Dumas kesana. Yang jelas, teman-teman inspektorat masih melakukan pemeriksaan dan ini masih dalam proses," ujar Imron Rosyadi saat ditemui di kantornya, Senin (11/5/2026).

Imron tidak memerinci nilai anggaran dalam pengadaan alat kesehatan tersebut. Namun, ia menyebut pihak kepolisian sejauh ini masih berkoordinasi dengan Inspektorat dan menunggu hasil pemeriksaan internal.

"Ditreskrimsus masih menunggu hasil investagasi dan pemeriksaan internal kami. Terkait hasilnya, kita langsung serahkan ke nantinya," tegasnya.

Sementara itu, Direktur , dr. Yessi Rahmawati, belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut. 

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan BANGSAONLINE lewat pesan WhatsApp maupun sambungan telepon seluler juga belum mendapat respons. (ndi/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Akhirnya, Putra Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati Serahkan Diri ke Polda Jatim':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO