Wali Kota Pasuruan saat memberi sambutan.
"Masyarakat sering tergesa-gesa ingin memperoleh keuntungan besar dalam waktu singkat, padahal setiap hari masih banyak yang menjadi korban penipuan, termasuk pinjaman online ilegal," tuturnya.
Sementara itu, Ketua IWAPI Kota Pasuruan menegaskan literasi keuangan menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis.
"Pelaku UMKM tidak hanya dituntut mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus memahami pengelolaan keuangan usaha secara sehat, akses pembiayaan, pemanfaatan layanan perbankan, hingga mampu beradaptasi dengan sistem transaksi digital," ucapnya.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menghadirkan Pameran UMKM Perempuan sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal unggulan Kota Pasuruan.
Momentum tersebut menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah, OJK, sektor perbankan, dunia usaha, dan organisasi masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi inklusif dan berkelanjutan. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




