PPIH Siagakan 5 Pos Layanan di Masjid Nabawi, Antisipasi Jemaah Haji Indonesia Tersesat

PPIH Siagakan 5 Pos Layanan di Masjid Nabawi, Antisipasi Jemaah Haji Indonesia Tersesat Kepala Sektor Khusus Nabawi, Muhammad Thoriq saat memberikan keterangan pers

Menjelang kedatangan jemaah haji gelombang berikutnya usai Armuzna, Thoriq menyebut tidak ada perbedaan karakteristik khusus dibandingkan jemaah gelombang pertama.

Ia mengatakan persoalan yang dihadapi diperkirakan tetap sama.

“Permasalahannya juga pasti sama, yaitu antara lain lupa jalan pulang, terpisah rombongan, kemudian lupa menaruh sandal, barang-barang yang tercecer, dan sebagainya,” ujarnya.

Thoriq mengimbau jemaah yang masih berada di Madinah agar mempersiapkan diri menjelang keberangkatan ke Makkah.

Jemaah juga diminta menjaga kondisi kesehatan dan tidak memaksakan aktivitas berlebihan.

"Karena ibadah pokok nanti di Armuzna itu sangat membutuhkan kekuatan fisik dan kesehatan yang prima,” cetus Thoriq.

Diketahui, petugas yang berjaga di setiap pos Masjid Nabawi berasal dari berbagai unsur layanan.

Petugas terdiri atas unsur perlindungan jemaah (linjam), layanan lansia dan disabilitas (landis), serta Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH).

Seluruh petugas menerapkan prinsip multitugas dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

"Bagi siapapun yang berada di lokasi pos, apakah tusi linjam, tusi PKP3JH, maupun tusi landis, semuanya sama-sama melayani jemaah," pungkasnya. (msn/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO