Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran

Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Mentri Sosial RI Saifullah Yusuf foto bersama usai acara selesai

“Data ini menjadi fondasi utama agar bansos tepat sasaran dan berkeadilan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul bahkan mengungkap fakta mengejutkan. Berdasarkan temuan di lapangan, sekitar 40 persen penerima bantuan sosial diduga tidak tepat sasaran.

“Pendamping PKH menemukan masih ada orang mampu yang menerima bantuan sosial,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah kini fokus melakukan pemutakhiran data berbasis NIK agar penyaluran bantuan lebih akurat dan tidak lagi salah sasaran.

Selain mengevaluasi bansos, Gus Ipul juga menjelaskan tujuan pendirian Sekolah Rakyat yang dirancang khusus untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk bersama Badan Pusat Statistik (BPS), guna memastikan seluruh program berjalan efektif dan tepat manfaat.

Kegiatan bertajuk “Kolaborasi Program Prioritas dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi” itu menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat kualitas SDM sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan bantuan sosial yang tepat sasaran. (dim/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Marah Lagi! Mensos Risma Bentak-Bentak Pendamping PKH, ini Tanggapan Gubernur Gorontalo':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO