"Kalau ada kesukiltan lainnya, kita juga siap berkoordinasi," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy juga mengingatkan seluruh kepala SPPG agar menggunakan anggaran BGN sesuai dengan porsi dan peruntukannya.
"Penggunaan anggaran operasional SPPG harus sesuai yang direncanakan. Laksanan sesuai tanggungjawabnya. Sesuaikan juga dengan Juknis dan RAB. Jangan sampai ada penambahan atau pengurangan anggaran," bebernya.
Ia turut menekankan pentingnya tertib administrasi dalam pengelolaan program.
"Tertib, tepat dan benar administrasi ini juga sangat penting. Jangan sampai cacat adminsistrasinya," tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Tuban, Aulia Rizki, mengimbau seluruh pengelola SPPG segera mendaftarkan relawan dapur ke BPJS Ketenagakerjaan.
"Rekan-rekan saya imbau segera mendaftarkan para relawan dapur SPPG ke BPJS naker," tegasnya.
Aulia menyebut sebagian besar relawan SPPG di Tuban telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, meski masih ada beberapa yang menunggu operasional dapur berjalan.
"Tapi ke depan, SPPG yang akan opersional juga kita dorong segera langsung mendaftar kepesertaan BPJS Naker. Saat ini sudah 90 persen relawan semua SPPG sudah mendaftar. Sisanya segera kita dorong seceparnya mendaftar," tutup Aulia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




