Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin saat memberi sambutan. (Ist).
Gus Qowim juga menyoroti tantangan besar orang tua di era saat ini dalam mendampingi anak-anak belajar ilmu agama, di tengah banyaknya hiburan digital yang mudah diakses sejak membuka mata.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri agar anak-anak tetap dekat dengan Al-Quran.
“Dengan adanya lomba Tartil dan Cerdas Cermat ini serta melihat antusiasme anak-anak yang luar biasa, saya optimis semangat belajar Al-Quran di Kelurahan Manisrenggo masih sangat besar. Ini menjadi harapan bagi kita semua,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para wali santri, wali murid, ustadz, dan ustadzah yang terus sabar mendampingi anak-anak belajar Al-Quran sejak dini.
Menurutnya, peran keluarga dan para pendidik sangat penting dalam membentuk generasi Qurani yang kelak menjadi kebanggaan keluarga dan daerah.
“Terangilah rumahmu dengan bacaan Al-Qur’an, terangilah kelurahanmu dengan bacaan Al-Quran, dan lebih luas lagi terangilah Kota Kediri dengan Al-Quran. InsyaAllah dengan itu semua, Kota Kediri akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pesannya.
Kepada para peserta lomba, Gus Qowim berpesan agar menjadikan perlombaan ini sebagai pengalaman berharga. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




