Dokter dari Kediri, Dedi Wahyu Indrawijaya.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pola hidup sehat, pola makan bergizi, dan skrining riwayat kesehatan disebut sebagai langkah penting menjaga kondisi tubuh, terutama bagi peserta JJKN atau Jaminan Kesehatan Nasional.
Dokter Puskesmas Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Dedi Wahyu Indrawijaya (41), menegaskan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan sejak usia muda.
“Anak muda perlu memahami penyakit yang kini banyak muncul agar bisa lebih sadar dalam mengatur pola makan dan menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan cukup minum air putih,” ujarnya, Senin (13/4/2025).
Ia menyoroti kebiasaan anak muda yang lebih memilih minuman manis kemasan ketimbang air putih.
“Saat ini banyak anak muda lebih memilih minuman manis kemasan daripada air putih. Padahal, air putih merupakan kebutuhan utama tubuh karena hampir 70 persen tubuh manusia terdiri atas air,” katanya.
Selain itu, Dedi mengingatkan pentingnya olahraga rutin minimal 150 menit per minggu.
“Olahraga tidak harus berat. Jalan kaki 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu sudah menjadi langkah sederhana yang baik untuk menjaga kesehatan,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya skrining riwayat kesehatan minimal setahun sekali, khususnya bagi peserta JKN.
“Lebih baik tahu lebih awal daripada tahu tapi terlambat. Skrining kesehatan penting karena bisa mendeteksi masalah lebih cepat dan mencegah penyakit sebelum terjadi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, menegaskan program JKN tidak hanya memberikan jaminan pembiayaan, tetapi juga mendorong peserta peduli pada upaya promotif dan preventif.
“Melalui Program JKN, peserta diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan sejak dini sangat penting,” ucapnya. (uji/mar)

























