Pria Ditemukan Tewas di Bawah Tol Waru-Juanda, Diduga Overdosis

Pria Ditemukan Tewas di Bawah Tol Waru-Juanda, Diduga Overdosis Petugas saat upaya identifikasi jasad korban

SURABAYA,BANGSAONLINE.com -Seorang pria ditemukan tewas di bawah jembatan Tol Waru–Juanda, Senin (13/4/2026) pagi, dengan kondisi tergeletak dan mulut mengeluarkan darah.

Jasad pria tersebut ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB dalam posisi terlentang di lokasi kejadian.

Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan sejumlah barang berupa bungkus dan penutup jarum suntik.

Korban diketahui bernama YA (51), warga Bratang Gede Surabaya. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh dua petugas kebersihan jalan.

Kedua saksi penemu jenazah yakni Julaikah Susilowati, warga Jalan Siwalankerto Selatan, serta Aris Subagio, warga Jalan Raden Wijaya, Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo.

Saksi Aris Subagio mengaku awalnya mengira korban sedang tidur saat melihat tubuh tergeletak di lokasi.

"Saya kira tidur. Ternyata perutnya nggak gerak seperti orang sudah meninggal. Terus saya lapor kantor. Petugas medis kantor ke lokasi mengecek korban sudah meninggal," ujarnya.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke petugas PJR dan Polsek Wonocolo. Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Abdul Rohim mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diduga telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus hitam lengan pendek dan celana pendek.

"Sementara belum ada (luka-luka). Nanti nunggu hasil visumnya dari dokter untuk mengetahui penyebab kematian," ucapnya.

Ia menambahkan, dari mulut korban juga ditemukan cairan yang keluar.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tas, dompet, serta bungkus dan penutup jarum suntik yang ditemukan di sekitar lokasi.

"Dari keterangan warga korban sering ke sini sama temannya cangkruk. Jadi dia sering nongkrong aja. Nanti kita periksa saksi yang melihat," bebernya.

Polisi juga akan menghubungi pihak keluarga untuk memastikan riwayat kesehatan korban.

"Nanti kita hubungi keluarganya apakah punya riwayat sakit atau bagaimana. Sementara kalau (mengonsumsi) miras nggak ada," pungkasnya.

Terkait temuan bungkus dan penutup jarum suntik di lokasi, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban, termasuk dugaan overdosis, dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (rus/van)