Gelar Rakernas, Kemenhaj Tekankan Transformasi Haji Inklusif Ramah Lansia-Disabilitas

Gelar Rakernas, Kemenhaj Tekankan Transformasi Haji Inklusif Ramah Lansia-Disabilitas Sekjen Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho. Foto: Dok. Kemenhaj.

Poin kedua adalah faktor eskalasi geopolitik global. Teguh mengatakan terus memantau dinamika geopolitik yang masih berlanjut di Timur Tengah.

“Pemerintah menyiapkan rencana yang matang terkait skenario penerbangan, aspek keamanan, dan pelindungan jemaah,” lanjut Teguh.

Poin terakhir adalah terkait reformasi birokrasi. Sebagai kementerian yang didedikasikan khusus untuk melayani tamu Allah, ia menilai bahwa transformasi tata kelola sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kerja, transparansi anggaran, serta kualitas pelayanan yang berpusat pada kebutuhan riil jemaah.

Rakernas ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi nasional guna menyamakan persepsi antara pusat, daerah, hingga petugas operasional di lapangan.

Beberapa output yang ditargetkan meliputi rekomendasi komprehensif dan rencana aksi haji 2026, strategi mitigasi risiko dalam menghadapi dinamika geopolitik, pengesahan kebijakan dan rencana operasional (Renops) sebagai pedoman bersama.

“Mari bersinergi dalam kerja nyata, mewujudkan layanan haji yang lebih baik lagi,” pungkas Teguh.

Acara ini dihadiri oleh pejabat pusat RI, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dari seluruh Indonesia, Kepala Asrama Haji, serta narasumber ahli dari berbagai kementerian lembaga terkait, mulai dari bidang kesehatan, diplomasi, hingga manajemen krisis. (msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO