Pelayanan di BPJS Kesehatan Mojokerto.
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama peserta dengan kebutuhan pengobatan jangka panjang. Andy (41), warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, menjadi salah satu penerima manfaat saat menjalani pengobatan gagal ginjal.
Ia mengaku harus menjalani hemodialisis atau cuci darah dua kali seminggu selama setahun terakhir.
“Sejak dinyatakan gagal ginjal, saya harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu, alhamdulillah semua di-cover oleh BPJS Kesehatan jadi terbantu,” ujarnya.
Disampaikah olehnya bahwa seluruh proses pengobatan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga tindakan hemodialisis, dapat diakses tanpa memikirkan biaya besar.
“Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, mungkin saya akan kebingungan mencari biaya untuk pengobatan ini. Dalam seminggu saja sudah dua kali cuci darah, bisa dibayangkan berapa biayanya kalau harus bayar sendiri,” paparnya.
Selain pembiayaan, Andy juga merasakan pelayanan kesehatan yang ramah dan profesional dari tenaga medis. Ia merasa lebih nyaman menjalani terapi. Ia turut memanfaatkan layanan digital Mobile JKN untuk mengakses informasi kepesertaan dan administrasi.
“Saya juga sering pakai Mobile JKN untuk cek data atau informasi. Jadi sekarang semuanya lebih mudah dan bisa digunakan lewat hp,” ucapnya.
Kisah warga Kota Onde-Onde itu menjadi bukti nyata bahwa program JKN tidak hanya memberi perlindungan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi peserta dengan kondisi kronis.
“Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang membantu saya dalam pengobatan rutin dengan biaya besar. Semoga ke depannya layanan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Andy. (adv/ris/mar)





