Syawalan Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Visi Pendidikan Santri

Syawalan Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Visi Pendidikan Santri Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah yang juga Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto (nomor 2 dari kiri).

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com -  Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri menggelar Silaturahim Syawal dan Halal Bihalal, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan ini mempertemukan jajaran pengurus dan guru dengan pimpinan pondok pesantren.

Acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus menguatkan visi pendidikan karakter pasca-Ramadan.

Ketua Ponpes Wali Barokah H. Sunarto menekankan pentingnya menjaga semangat Ramadan dalam keseharian.

Menurutnya, keteladanan guru menjadi kunci dalam keberhasilan dakwah di lingkungan pesantren.

"Momentum Syawal ini adalah saat yang tepat untuk melakukan recharging semangat pengabdian. Kami berterima kasih kepada seluruh guru yang telah berjuang membimbing santri selama Ramadan. Harapan kami, kerukunan dan kekompakan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan agar kualitas pendidikan di Ponpes Wali Barokah semakin barokah dan memberikan dampak positif bagi umat," ujar H. Sunarto.

Ia menambahkan, silaturahim menjadi sarana penting dalam menjaga kekompakan antar pengurus dan guru.

“Silaturahim Syawal ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk memperkuat ukhuwah serta menyatukan visi dalam membina generasi yang berakhlak mulia. Dengan kebersamaan yang kuat, insya Allah program pendidikan di pondok dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto, yang juga Ketua LDII Kota Kediri hadir dalam kesempatan tersebut, mengatakan bahwa peran strategis guru pondok dalam menghadapi tantangan zaman.

"Silaturahim ini bukan sekadar seremoni saling memaafkan, melainkan penguatan fondasi perjuangan kita. Para ustadz di Ponpes Wali Barokah adalah garda terdepan dalam mencetak generasi profesional religius," ujarnya.

"Kami di DPD LDII Kota Kediri berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi dan kesejahteraan para pendidik agar proses transformasi ilmu agama dan nilai-nilai kebangsaan kepada santri berjalan maksimal demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (uji/van)