Wakil Ketua DPP NasDem bersama Anggota DPR RI, Dini Rahmania, saat berada di Pondok Hati, Rangkang, Kabupaten Probolinggo. Foto : ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Program MBG atau Makan Bergizi Gratis di Probolinggo menuai sorotan setelah ditemukan makanan berulat, dan tidak sesuai ketentuan harga yang ditetapkan BGN.
Anggota DPR RI Dapil Probolinggo-Pasuruan, Dini Rahmania, menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut.
BACA JUGA:
- Isyarat Anggaran MBG Rp268 Triliun Bakal Susut Menguat Usai Rencana Pemerintah Hitung Ulang
- Kinerja DPRKP Perizinan Dapur MBG di Pamekasan Dinilai Lamban, DLH dan Dinkes Sampai Jemput Bola
- Dapur MBG 'Bengkak' Berpotensi Ditutup? Istana Siapkan Penataan Ulang
- Anggaran Belum Cair, 45 SPPG Jombang Stop Distribusi Makanan
"Program MBG ini harus diawasi secara ketat. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan wajib kita awasi bersama karena ini program Presiden Prabowo," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme penyedia SPPG agar tidak lalai dalam memenuhi gizi anak-anak.
"MBG ini adalah program nasional yang menjadi prioritas program asta cita Presiden. Mestinya, harus betul-betul dilaksanakan sesuai amanah dan jangan sampai terjadi masalah," katanya.
Dini menambahkan, MBG merupakan program untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





