Ritual Ayak Abu dan Kimsin Warnai Persiapan Imlek di Kota Pasuruan

Ritual Ayak Abu dan Kimsin Warnai Persiapan Imlek di Kota Pasuruan Persiapan menyambut Imlek 2577 Kongzili di Kota Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, umat Tridharma di Kota Pasuruan melaksanakan ritual ayak abu dan kimsin di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Jumat (13/2/2026). Tradisi sakral ini berupa pembersihan altar, penggantian abu hio, serta memandikan patung dewa-dewi dengan air hangat bercampur bunga mawar.

Ritual khidmat yang berlangsung di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, menjadi bagian dari persiapan spiritual menyambut Imlek tahun ini. Patung Dewi Ma Zu (Mak Co), Dewi Kwan Im, dan Dewa Kwan Kong termasuk yang dimandikan dalam prosesi tersebut.

Ketua Klenteng Tjoe Tik Kiong, Mellyna, menegaskan pentingnya ritual ini sebagai bentuk bakti dan penghormatan umat Tridharma kepada para dewa-dewi.

“Ritual ini dilakukan setiap tahun sebagai bentuk bakti dan penghormatan umat kepada para dewa-dewi, sekaligus sebagai persiapan spiritual menyambut kembalinya para dewa dari kahyangan turun ke bumi,” ujarnya.

Ia berharap momentum Imlek tahun ini menjadi ruang refleksi untuk memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi.

“Harapan kami, seluruh warga Indonesia terus menjaga kerukunan demi persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Ritual ayak abu dan kimsin di Klenteng Tjoe Tik Kiong menandai dimulainya rangkaian perayaan Imlek di Kota Pasuruan. Selain sarat makna spiritual, tradisi ini juga mencerminkan harmoni keberagaman yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. (maf/par/mar)